My Son From The Future

My Son From The Future

  • WpView
    Reads 52,592
  • WpVote
    Votes 419
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 11, 2025
Ting nong Suara bel rumah Ivana berbunyi. Sedikit heran biasanya tukang paket berteriak tak memencet bel rumahnya, ditambah diluar sedang hujan besar, rajin sekali tukang paket berkeliling antar paket saat sedang hujan, bukannya mereka akan meneduh agar paket-paket tersebut tak kehujanan. Di tambah dari tadi suara petir menyambar, Ivana cukup takut sendirian dirumah kalo keadaan sedang hujan besar seperti ini. Sedikit waswas juga kala gerak-gerik tukang paketnya aneh, karena Ivana Sedikit mengintip lewat jendela. Bajunya kebasahan, karena kehujanan. Tak terlihat tukang paket itu membawa paket, mungkin paketnya kecil sehingga Ivana tak bisa melihat lewat celah jendela. Pintu dibuka perlahan oleh Ivana. "Paket?" Tanyanya kepada tukang paket yang dari tadi berdiri memunggunginya. Berbalik, Ivana terkejut karena tukang paketnya tampan. "Mama!?" "Hah!?" "Ivana kan?" Tanyanya dan Ivana mengangguk. "Mama, ini aku anak Mama!" serunya. Langsung saja Ivana membanting pintu dan menguncinya. Kasihan ganteng-ganteng stres, mana mungkin Ivana yang baru minggu kemarin membuat KTP sudah punya anak.
All Rights Reserved
#614
son
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • KAY'S STORY
  • ARION [END]
  • My Sweet heart
  • ARUNA [ BEST MAMA ]
  • Sweet Home || HoonSuk
  • ALUNA [REVISI New Version] [TERBIT]
  • LUNA
  • Istri Cadangan
  • Om, Ayo Nikah!

"KAKAK.." teriak seorang gadis mungil yang umurnya kira kira 20 tahun, dia berteriak sambil nangis terisak dengan rambutnya yang berantakan dan wajah cantiknya yang kini menjadi pucat, ia berlari kecil dan langsung menghambur memeluk kakaknya. "hey Jieun, kamu kenapa? Kenapa kamu berantakan seperti ini? Dan... dan kenapa semalem kamu tidak pulang?" tanya sang kakak bertubi bertubi dengan emosi yang memuncak. "nah Hun, ini kesempatan lo.. lihat tuh dia udah tidur, ayo lo mau bales dendamkan sama dia.." suruh Soo Young saat melihat Jieun sudah tertidur dengan tangannya menyanggah kepalanya yang berada dimeja itu. "tapi Soo Young, kalo ntar dia hamil gimana.. gue mah ogah tanggung jawab" ragu pemuda yang dipanggil Sehun itu. "Lo gimana sih, lo bilang mau bales dendam, ya kalo mau buat dia kapok ya begini caranya" marah Jong In kekasih kezia. Dengan cepat Sehun membopong tubuh Jieun menuju mobil ferari kuning miliknya dan segera meluncur kerumahnya yang sangat besar dan hanya ditinggali dia, kakaknya dan pembantunya, tanpa banyak basa basi Sehun langsung membawa Jieun kekamarnya dan segera membaringkan Jieun. "Lo cantik Ji, gue masih gak terima sama kejadian 4 bulan yang lalu, kenapa dengan cepat lo mutusin gue Cuma karena hal sepele kayak gitu.. lo akan menyesal Ji" gumam Sehun membelai pipi Jieun dan mencium bibirnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines