KEINARRA

KEINARRA

  • WpView
    Reads 1,068
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 12, 2021
Ini cerita mengenai masa lalu yang pernah ada, sebuah perasaan bodoh yang tak tau tempat karena kepolosan diri. Untuk Andrean Wijaya. Lelaki yang datang tanpa permisi, berjalan dengan keyakinan perasaannya dan pergi dengan angkuhnya bersama ribuan masalah yang tercipta. Dengan egoku, aku berharap kau kembali. Memilih diriku, satu dari keegoisan yang tersisa untuk perasaanku. Aku harap kau kembali, namun bagaimanan bisa ku meminta lebih? Ketika nyatanya hal itu tidak mungkin lagi. Berbahagialah Andrean, berbahagialah. Terimakasih untuk masalalu, kenangan, rasa sakit, masalah, pelajaran hidup, dan pendewasaan diri bersamamu. Karenamu aku tau, cerita ini ada untuk aku ingat, bahwa biasanya walau kita tidak ingin memilih itu tetaplah pilihan.
All Rights Reserved
#248
karma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • My Junior My Love ✔️
  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Promise
  • Regret
  • DUA GARIS
  • Waktu Kita (Kita Dan Waktu)

Merindulah jika hati tak sanggup untuk berjauh, merindulah sampai hatimu menggebu ingin memanggil namaku. kau pantas merindu untuk hal-hal yang kau anggap peneduh. kau bisa saja pergi, kau bisa saja kembali itu terserah kepututusanmu. tapi rindu akan utuh dalam benakmu yg selalu sendu. "kita hitam dan putih tah seharusnya menyatu,pergilah cari warna yg bisa kau satukan"-kamu❤ Sedikit kata yang kurangkai dan kudedikasikan untuk seseorang yang pernah menetap bertahun-tahun lamanya, serta pergi tanpa di minta dan menyakiti tanpa diduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines