KAFNUN
  • WpView
    Reads 18,622
  • WpVote
    Votes 1,833
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadComplete Fri, Sep 18, 2020
Ia keluar dari ruang aborsi itu dengan wajah pucat dan pias. Tubuh kurusnya masih terbungkus dengan baju putih abu-abu. Lalu, di ruang tunggu seseorang telah menunggunya. "Aku tidak mau ini terulang kembali," ucap Dev. Lalu, mereka berpisah.
All Rights Reserved
#120
sejati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Atap
  • Cinta untuk Aisha
  • Cinta Ikhlas
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Be Mine [Terbit]
  • Janji Diujung Doa
  • Dear Santa [ ON GOING ]
  • PRINCESS BAR-BAR (SUDAH ADA DI E-BOOK)
  • Alam Byantara
  • Aisyah

Dua orang dengan latar belakang berbeda namun, dipertemukan untuk saling melengkapi.sikap Hana setelah hijrah dari masa lalunya banyak menginjak bebatuan kehidupan. Suatu saat Hana sedang terbaring lemas setelah dibuli oleh temannya.Disaat terbaring lemas di atas kasur seorang perempuan masuk.Percakapan pun berlangsung tapi setelahnya dia langsung membekap hidung dan mulut Hana. Leo yang melihatnya langsung menegur dan dengan cepat perempuan itu mengadu kepala Leo dengan piring kecil.Suara di kepala Leo selepasnya hening.Cepat-cepat dia harus bangun dari sakitnya.Melihat Hana yang sedang terengah-engah memancing simpati Leo dan mengurungkan niat untuk mengejar cewek itu. "Lu enggak apa-apa kan?" "Enggak,aku baik-baik aja"dengan napas yang terengah-engah. "Lu ngomong baik-baik aja!?"timpal Leo yang gak ngerti cara pikir Hana.Padahal baru saja dia dibekap dengan bantal.Kalau saja Leo enggak datang atau terlambat mungkin Hana hanya tinggal badan saja Gimana cerita lanjutnya?mari baca kisah mereka di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines