Ila Mata

Ila Mata

  • WpView
    LECTURES 13
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication lun., déc. 2, 2019
WpInfo
Fiction
Thèmes Sociaux
"Anak siapa ini Tya?" "Jaga dia, untukku," pintanya. Udara sore hari begitu kencang hingga menerbangkan beberapa helaian rambutnya yang tergerai tanpa penghalang hijab. "Tap," "Dia putriku ... Amira." Degh .... Aku tak ingat apa yang terjadi selanjutnya namun kini Tya-sahabatku pergi dari jangkauan mata meninggalkan bayi mungil di pangkuan ku. Di saat bersamaan 3 minggu lagi adalah pernikahan ku. -Sesungguhnya Allah tak kan membebani suatu kaum tanpa melewati batas kemampuannya.-
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • Turun Ranjang
  • HARGA SEBUAH SESAL
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • Be Mine [Terbit]
  • HATI YANG HANCUR(THE END,part Masih Lengkap)
  • Our Love
  • DREAM
  • Coming Home (CABACA.ID)

Pertemuan yang manis yang Tuhan rencanakan untuk sebuah waktu yang singkat namun bermakna dalam sein dengan tidak sengaja bertemu dengan anak dari teman papanya dan pertemuan kembalinya sein dengan paman nya dan sein terlibat dalam membuat kejutan rencana ulang tahun untuk anak pamannya tersayang dalam pertemuan singkat itu semua hal terjadi sebuah kekaguman kecewaan persahabatan ikatan baru yang telah lama tidak terjalin beberapa bulan sembelum sein menyelesaikan bangku sekolah menengah atasnya akankah bertemunya kembali membuat sein akan menetap di Indonesia atau berpisah untuk mengejar mimpinya di luar negeri. Sein pergi seperti biasa pada hari libur ke kebun raya Bogor, sesudah keliling keliling naik sepeda sein pun beristirahat Sambil menyantap makanannya , tiba tiba seorang gadis duduk di sebelah sambil berbicara. "Boleh minta makanannya tuan? " Sein yang keheranan pun memutar bandan , ke arah gadis itu, meskipun keheranan sein tetap membagi makanannya, terdiam sesaat sein pun kemudian bertanya. "Kau datang ke sini sendiri?" " Tidak bersama pengasuh ku dan paman supir" "Lalu dimana dia sekarang ?" " Tidak tahu, tadi aku pergi sendiri ingin membeli dan tergiur satu makanan, tapi ternyata aku tidak memiliki uang tepat aku berbalik ternyata, aku terlalu jauh pergi dari mereka jadi sekarang aku tidak tahu mereka dimana, mungkin sedang mencariku, aku tidak sanggup mecari mereka karna aku lapar, jadi aku menghampirimu untuk membagi makanan sedikit untukku" "Bagaimana jika aku penjahat?" "Tidak mungkin, muka tuan seperti orang baik, bisa diam dulu tidak ,aku ingin makan!" Sein pun diam, sehabis makan, gadis itu meminta air minum. "Boleh aku minta air nya?" " Tidak , itu bekas, apa ingin membeli yang lain" "Tidak apa apa yang ini saja"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu