Panggilan malam

Panggilan malam

  • WpView
    Membaca 10
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 17, 2019
Panggilan Malam Karya: Yolanda Ditengah dingin hawa malam, terlihat burung gagak terbang dari arah atap rumah dan terdengar gebrakan pintu dari arah luar. "brak-brak" suara keras menghantam pintu. Cahyo terbangun dan berlari kearah pintu, dengan masih mengenakan sarung dan kaos oblong ia berlari hingga tak sengaja kakinya menabrak meja ruang tamu. "yaya tunggu sebentar, ahhh kakiku sakit!" cahyo berjalan tertatih mencari kunci pintu, begitu kunci pintu ketemu ia segera membuka pintu. "oh ternyata pak RT ada apa pak malam-malam begini?" Tanya cahyo dengan menahan kantuk. "pak cahyo ini gawat, ketika saya sedang berkeliling ronda tadi saya melihat mayat bersimpah darah diujung jalan tepat disamping pekarangan rumah bapak" lapor pak RT ketakutan. "dimana pak, ayo kita lihat terlebih dahulu" setelah melihat ada sosok seorang manusia yang bersimpah da mo ra dan penuh luka, pak RT dan cahyo memutuskan untuk menelpon polisi agar segera diperiksa!". Tepat pukul 23.00 WIB tak lama berselang mobil polisi terdengar dan warga mulai turut berdatangan ni di Rumah sakit terdekat. Sebelum polisi meninggalkan lokasi, mereka meminta Pak RT dan Cahyo untuk menjadi saksi dan dipanggil kekntor polisi siang nanti.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • KEAJAIBAN IV
  • Please Continue Protecting Me"IND" END
  • [1] Miracle Pill Maker Bullies the Boss
  • Love Is You (Tamat)
  • BTTH : The Fallen Genius
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • Single Moms (End)
  • Young Papa
  • limited to friends or falling in love '?'
  • MY BOS IS MY (HUSBAND)-(YIZHAN) (END)✔️

Kisruh Semua kejadian berawal di malam minggu. Saat Rendhy pulang dari meeting dengan kliennya. Dia tidak memenuhi janjinya datang ke rumah mama malam itu. Aku gondok. Dan menunggu dia datang di kamar sambil menonton tivi. Rani dan Wira, si kembar sudah kutidurkan dari tadi. Lagipula ini sudah larut. Pukul 10.53 menit malam. Rendhy akhirnya pulang. Masih dengan kemeja yang tadi sore dikenakannya, dia kelihatan sangat capek. Lengan kemejanya sudah tergulung sampai ke siku. Aku sengaja mematikan lampu kamar dan hanya menyalakan lampu tidur yang samar-samar. Suara tv memang ku setel pelan. Rendhy pasti mengira aku sudah tidur. Dia membuka pakaian, mengenakan piyama, terus ke kamar mandi. Sesaat dia naik ke tempat tidur. Aku menyapanya. "Mas, koq pulang malam? Meetingnya lamanya?" Rendhy kaget dan menoleh ke arahku. "Kamu belum tidur", sapanya sambil mengecup keningku. "Ya belumlah, kan aku nungguin kamu. Aku khawatir tadi kamu kenapa-napa. Mau hubungi kamu handphone kamu ketinggalan".

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan