We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tragedi Lebaran

Tragedi Lebaran

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 3, 2019
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Malam itu rama baru saja pulang dari Jogja dengan wajah lusuh dan pakaian yang kumal setelah selama tiga hari berada dikapal yang berbau minyak itu. Kedatangannya disambut di teras rumah dengan suasana senang dan bahagia keluarganya. Namun sosok sesorang yang dinanti dan dirindukannya tidak tampak wajahnya datang menyambutnya. Sosok tersebut sedang terbaring lunglai menunggunya di kasur depan Televisi tempat biasa berkumpul keluarga. Rama mencoba menyampiri ayahnya memeluknya sambil berkata ayah gimana kabarnya. Ayahnya coba menjawab namun suara yang keluar dari mulut ayahnya tidak bisa tersampai dengan jelas. Rama mencoba memahami perkataan dari ayahnya dibantu oleh abangnya. Setelah selesai mengatakan kerinduannya kepada ayahnya, rama mengeluarkan oleh- olehnya yang dibawanya dari jogja. Kemudian dia tidur disamping ayahnya karena capek selama perjalanan di kapal. Menjelang subuh, dia terbangun dan terkejut karena melihat ibu, kakak dan abangnya mencoba menenangkan ayahnya yang mengalami kejang- kejang dan nafas yang tersenggal. Rama mencoba bertanya kepada abangnya : bang, abah kenapa bang ?, abangnya mencoba menjawab : cepat kamu baca doa sambil mencoba menangkan abah. Rama langsung melakukan perintah abangnya. Subuh itu semua keluarga penuh kondisi kekhawatiran melihat kondisi abahnya yang hampir mau menemui ajalnya. Namun yang diatas berkehendak lain, malam itu abah terselamatkan. Keesokan paginya rama menemani abahnya dibawa ke puskesmas. Namun dari pihak puskesmas, abah harus dibawa ke rumah sakit dan harus dirawat inap. Mendengar rujukan dari rumah sakit rama merasakan kekhawatiran mendalam karena sebelumnya ayahnya tidak pernah di rawat inap di rumah sakit.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Assalamualaikum Cinta
  • Ramadhan Keluarga Pak Chanyeol | ✔
  • PENCARIAN SANG AHLI WARIS THE MORGAN
  • Married For Stimulate
  • WHO REALLY ME? (Slow Up)
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Surat tak berbalas
  • May I Love You?

"Lo gak sadar? Kita sama-sama hancur. Gak ada keharmonisan dikeluarga kita. Tapi lo bermimpi buat membangun rumah tangga sama gue? Lo pikir bisa? Lo yakin gak akan buat tuh anak menderita dengan kelakuan kita di masa depan? Lo yakin bisa jadi orang tua yang baik sedangkan darah lo mengalir dari dna seorang yang paling lo benci?!" "Lo mau buat gue mati ngenes kayak almarhumah nyokap lo? Atau mau sama-sama saling selingkuh kayak keluarga gue? JAWAB ZINO!" Kina hanya sekedar mantan kok bagi Zino. Iyakah? Tapi yakin hanya mantan? Memangnya ada mantan cemburu ketika melihat dia bersama yang lain? Ada ya mantan yang masih peduli? Mantan yang justru marah sampai berujung nikah? Nikahnya kepaksa karena situasi. Tapi perasaannya tulus dari hati. Mereka seperti sepasang sepatu yang melalui masalah hidup bersama dan melangkah tanpa arah yang jelas. Berusaha menemukan tempat terbaik sebagai tempat tujuan. Bagaimanakah cara dua broken home yang tak pernah merasakan kehangatan keluarga itu menciptakan sebuah keluarga yang harmonis demi buah hati mereka? Mampukah mereka menjadi orang tua yang baik? Sedangkan dalam hidup mereka sendiri tak pernah menemukan sosok yang bisa dijadikan sebagai panutan hidup. ____ ●Kalimat dalam cerita tidak baku ●Mungkin terdapat beberapa kesalahan yang tak disadari ~JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAKNYA SETELAH MEMBACA. BERUPA VOTE & KOMEN~ ---- Cerita yang saya buat semata-mata hanya untuk menghibur dan tidak untuk menyinggung pihak mana pun. Maaf jika ada salah yang tidak saya sengaja ataupun tidak saya ketahui. ---- PERINGATAN..! CERITA YANG SAYA BUAT MURNI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI. JADI TOLONG JANGAN COPY CERITA INI DENGAN ALASAN APAPUN..! PLAGIAT HARAP MENJAUH..! ___ Publikasi: 24-09-2023 ____

More details
WpActionLinkContent Guidelines