Agatha~》

Agatha~》

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 16, 2019
Kisah seorang gadis yg lahir dari keluarga yg berkecukupan dan bahagia,namun agatha anak yg berkepribadian ceria tiba tiba berubah menjadi seorang anak yg cenderung tertutup karena sebuah tragedi yg membuat nya selalu tidak di anggap dan di buang oleh keluarganya. 'Kenapa aku selalu di buang,di kucilkan, dan tidak di anggap dimanapun?' 'Ayah ibu bisa kah aku mendapatkan kasih sayang kalian walau hanya sebentar saja?!' 'Apakah aku bisa bahagia bersama kalian walau hanya sebentar?!' 'Kenapa aku harus lahir ke dunia kalau ini yg akan terjadi?!' 'Kalian pikir aku menyukai keadaan yg selalu seperti ini?!'
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • BETWEEN
  • Let Me Love You Longer
  • your whole word
  • Different [END]
  • ASMARALOKA || Love or Reality?
  • This About Zevana | End
  • Deberìa Redirme? (End)

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines