Reviens

Reviens

  • WpView
    Odsłon 69
  • WpVote
    Głosy 1
  • WpPart
    Części 7
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., gru 21, 2019
Elvina dan Raka adalah teman semasa kecil yang terus bersama, mereka sering bermain bersama bahkan mereka sering menginap dirumah salah satu darinya. Semua hal mereka bagi, baik suka maupun duka, hingga pada akhirnya, waktu Elvina duduk di bangku SMP kelas 1 dan saat itu Raka duduk di bangku SMP kelas 3, mereka harus berpisah. Raka diboyong oleh keluarganya untuk pindah ke Jakarta karena akan suatu hal yang tak bisa Elvina mengerti sampai sekarang.
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#101
first
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Raga Arga  [Sudah Terbit]
  • KATAKAN itu CINTA
  • RAGA
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • bukan hanya cinta
  • Pethricor
  • RAKADINDA

Jika ditanya apa yang spesial dari kehidupan si kembar, Raga dan Arga, mungkin jawabannya tidak ada, andai keduanya tidak pandai-pandai bersyukur. Bagaimana tidak, kepergian sang bunda menjadi titik awal kehidupan mereka yang sesungguhnya. Getir pahit melekat di dalamnya. Arga disalahkan oleh neneknya atas kepergian sang bunda. Lantas rasa bersalah dan trauma yang begitu besar terpatri kuat dalam dirinya, sejak saat itu hidupnya berubah seiring dengan jiwa yang bergonta-ganti mengisi raganya. Kadang, ketika bangun tidur Arga akan merengek layaknya anak kecil yang mencari bundanya. Kadang juga Arga menjadi sosok yang membenci dirinya sendiri, menghancurkan cermin yang ada di kamarnya, lalu berujung menyakiti dirinya sendiri. Raga, nyatanya wajah tampan dan unggul dalam basket tak lantas membuatnya dipandang. Bagi teman sekelasnya, Raga tak lebih dari sampah yang harus cepat-cepat dibersihkan. Bukan Raga tak mau melawan mereka, hanya saja rasanya percuma, mereka terlanjur menjadi budak sekolah yang gila nilai. Lalu, mampukah keduanya menjalani dan melawan segala getir pahit dalam kehidupan? Atau memilih menyerah, berpasrah pada Tuhan? *** Bukan skenario hidup seperti ini yang aku inginkan, memerani tiga tokoh sekaligus dalam satu kali kesempatan hidup. Andai bisa aku ingin terlahir kembali menjadi aku yang hanya satu- Samudra Arga Pratama Aku lelah menjadi senja yang ditunggu dan dikagumi di penghujung waktuku-Samudra Raga Dwitama *** Takkan gugur daun yang menguning itu jika memang belum habis waktunya. Takkan turun rintik hujan itu sekalipun langit telah menggelap jika memang belum saatnya. Pun dengan jantung yang takkan berhenti berdetak jika memang Tuhan belum berkehendak.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści