Kaede mengepalkan jari - jari tangannya yang berada tepat disebelah tubuhnya. Ia menggeram kesal, ia sudah tidak bisa menahannya kali ini. Segera saja ia membalikkan badannya untuk dapat berbicara secara face to face dengan laki - laki menyebalkan yang berdiri tepat di belakangnya. " Maksud dari tatapan kebencian yang anda lemparkan kepada saya dari kemarin - kemarin itu apa ya? Emang saya punya salah apa sama anda? " Tanya Kaede geram " Apa salahnya? Saya kan cuman ingin melihat dengan benar sudah berapa banyak lelaki yang kamu goda termasuk teman saya kemarin. " Jawab Xander santai " Excuse me?!! " Kaede mulai marah " Kenapa? Kamu mau saya godain juga? Aduh maaf ya, saya cuman tertarik untuk menggoda manusia, bukan makhluk iblis kaya kamu! " Ucap Kaede kesal, Xander yang mendengar bahwa ia di hina dengan sebutan iblis pun makin terbawa kesal. " Bastard! " Kaede masih sempat menginjak kaki Xander yang berbalut sepatu mahal tersebut sebelum ia keluar dari lift. ----- Berawal dari pertemuan yang tidak menyenangkan membuat mereka saling tidak menyukai satu sama lain. Tapi apa jadinya ketika dunia mengingankan mereka untuk bersama ? Tetapi sering kali orang yang datang dalam kehidupan kita tidak berarti bahwa ia akan bersama dengan kita selamanya. Karena terkadang mereka hanya datang untuk mengajarkan kita sesuatu. Apa yang akan terjadi selanjutnya diantara Xander dan Kaede ? " Two Souls Don't Find Each Other By Simple Accident " - Hate Is Such A Strong Word " Dua jiwa tidak saling bertemu secara kebetulan " - Hate Is Such A Strong Word ------- Nice for you to read my story. I'm Papermatcha and the pleasure is all mine.
Más detalles