IT'S YOU, KINAYA!

IT'S YOU, KINAYA!

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 25, 2019
Tuhan menciptakan hambanya berpasang-pasangan, yang harus kita tau adalah bagaimana cara kita menemukan pasangan, dan bagaimana cara kita mengikhlaskan dia yang tidak ditakdirkan untuk kita miliki. Berat, pasti berat. Tapi percayalah, perlahan kita pasti bisa. Bukan bisa melupakannya, tapi bisa tersenyum walau dia bukan lagi milik kita. Itu yang Aldi Mahatma rasakan sekarang, dia ikhlas. Bukan karena dia tidak lagi sayang, tapi ada yang lebih sayang dengannya. "Mengikhlaskan itu susah, kita yang cuma remahan biskuit gak akan bisa." -Aldi Mahatma.
All Rights Reserved
#200
lugu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • 𝐋𝐄𝐍𝐓𝐄𝐑𝐀 𝐇𝐈𝐉𝐑𝐀𝐇 (REVISI)
  • RUMPANG (COMPLETED)
  • Hold It Before It's Gone
  • Alice & Adrian
  • Double'A Season 2
  • If I Don't Hurt You (END)
  • HALOALKANA
  • Love Cologne

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines