RSMT
  • WpView
    LECTURAS 221
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 19, 2020
-senja dan hujan jika disaksikan secara bersamaan akan menenangkan hatiku ataupun hatimu -Nanda sosok pria yang menyukai senja hujan dan milk tea entah kenapa hal itu dapat dijadikan obat untuk segala rasa, rasa sakit,rasa rindu,rasa kesal, semua rasa dicampur aduk kan didalam hal itu, Nanda adalah tipe pria yang tak begitu memperhatikan perempuan dia hanya fokus pada ibunya. Hingga suatu hari ada 2 gadis yaitu Sinta dan Kirana mereka yang bisa membuat Nanda jatuh hati, Nanda pun bimbang memilih diantara mereka ditambah lagi dia harus berkomunikasi jarak jauh dengan Sinta karena suatu hal, disaat itu lah Kirana mempunyai kesempatan untuk mendekati Nanda. Akankah Nanda akan memilih Kirana?atau malah sebaliknya Nanda memilih Sinta yang lebih dulu dia kenal. -kamu sama dengan hujan, menjadi penenang dikala aku tak menemukan arah ku lagi -kamu juga milk tea, yang diseduh kan hangat hangat untuk menjadi penghangat yang terbaik -kamu bukan senja yang hanya datang sesaat lalu pergi tetapi kamu adalah hujan
Todos los derechos reservados
#14
novelterbaru
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ANNOYING KOMANDAN {END} ✓
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Sore, Senja, dan Hujan
  • TRIPLE J |JenoJaeminJisung|
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Sebatas Memeluk Raga.
  • Na!
  • DEAR LAURA (ON GOING)
  • Luruh di Dua Senja || On-Going || [HIATUS]
  • ASAVELA KIARA

"Aiptu Nachita Yuananda, kamu tanggung jawab saya. Mulai sekarang dan seterusnya." "Sampai ketemu besok atau di waktu tertentu. Kapanpun itu, saya akan selalu menunggu saat kita ketemu lagi dengan euforia yang sama." Kisah cinta sepasang Abdi negara yang bertemu secara sengaja. Namun, jatuh cinta tanpa di sengaja hingga menumbuhkan perasaan yang mengekal dalam jiwa. Mengikat hati tanpa perlu kata, hanya melalui tatap mata. "Maaf, karena sudah lancang menjatuhkan hati pada Komandan." "Siap, Komandan!" "Saya siap menemani Komandan di setiap langkah yang Komandan ambil. Saya siap berada di sisi Komandan, dan menjadi rumah buat Komandan." "Saya gak bisa janjiin apa apa, Ndan. Saya juga bukan manusia sempurna, tapi kalau mau bahagia sama sama. Saya bersedia." Romansa sepasang anak manusia yang membuat cemburu setiap mata yang memandang mereka, bahkan tuhan pun cemburu melihat besarnya cinta itu. "Aku ingin jadi seperti senja, Mas. Yang kepergiannya selalu membekas di hari orang-orang. Yang keindahan nya selalu abadi dalam benak setiap makhluk, meskipun kehadiran singkat." "Untuk mencintai Senja, Kamu tidak perlu menjadi bumi." "Kamu hanya perlu menjadi Mentari, karena Mentari ikut kemanapun Senja pergi. Bahkan tengelam bersama Senja." Senja, Bumi dan Mentari. Itulah mereka. Sebuah perumpamaan yang sederhana, namun rumit jika di jabarkan dengan kata-kata. Hingga menghabiskan jutaan kata pun tak mampu menggambarkan betapa indahnya tiga hal tersebut. "Tetap bersinar ya, Mentari ku...." "Kamu beneran pergi, Na?" Keindahan cinta dari kedua insan itu menyemai kecemburuan dari Sang Maha cinta. Sehingga dia merenggut salah satu dari mereka dan menjadikan dia yang tersisa, mengambil peran bumi yang gelap gulita karena ditinggal senja. "Mentari mu ini, akan menyusul Senja-nya segera." "Dengan ini tugas kamu saya nyatakan selesai, Iptu Nachita Yuananda. Beristirahat dengan tenang, senjaku. Namamu akan harum di kenang seluruh negeri."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido