LANGIT JINGGA

LANGIT JINGGA

  • WpView
    Membaca 1,612
  • WpVote
    Vote 407
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mar 6, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
[Update setiap hari] "Ayo pulang Yah, tapi dengan pelukan hangat, bukan tarikan paksa. Lili tetap manusia biasa, seorang anak yang ingin merasakan cinta dari pahlawan hidupnya, yakni Ayah." Ayah menatapku tajam, tak ada senyuman yang terbit dari wajahnya. Ayah ... terlihat menyeramkan. Aku takut Ma .... "Jangan manja!" Dia lalu menarik bajuku. Tangannya memang selalu memberikan luka, sama seperti lisannya. Apa salah, jika seorang anak menginginkan kasih sayang? "Ayah ... kenapa Aku seolah bukan anak Ayah? Jarang Aku bisa tersenyum karena Ayah. Jarang juga Aku bisa merasakan hangatnya dekapan seorang Ayah," kataku terang. ©Ifaraliska F Start: Sabtu 5 Desember 2020 Finish:
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#739
bestseller
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ARGA [TAMAT]
  • RAIN [COMPLETED] Proses Revisi
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • Dear Louisa (END)
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • STORY ALEXA & JUAN (END)
  • MY HUSBAND IS CHILD [ ON GOING ]
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • KenSha [Tahap Revisi]
  • AMOUR

"Awal yang suka, akhir yang duka." -𝒷𝓎 𝒞𝒽𝒶𝓇𝓂ℯ𝓃 𝒯𝓌ℯ𝓁𝓋𝓎 *** "Nay, lo gak mau tanya ke gue kenapa gue gak ngajak pacaran lo, padahal perasaan kita sama-sama suka," ujar Arga dengan pandangan menatap langit malam yang indah dipenuhi bintang. Dengan posisi terbaring, Kanaya menoleh ke Arga lalu menggeleng. "Enggak, emang kenapa?" Arga tersenyum tipis mendengar pertanyaan itu. Ia pun mengubah posisi menjadi duduk tegak, diikuti Kanaya. "Karena kata Bunda kalau suka sama cewek itu bukan diajak pacaran, tapi langsung dihalalin. Itu baru namanya cowok." Arga mengambil tangan kanan Kanaya untuk ia genggam. "Jadi, tunggu gue lulus kuliah, pinter kerja, dan perbaikin iman dulu, setelah itu gue lamar lo." *** "Kalau Dhiren nangis, tenangin dia, ya?" "Aku mau tidur, ngantuk. Jaga Dhiren baik-baik, ya?" "Selamat tidur Ibu dari anakku." *** ➡️Start: 7 November 2021 ➡️Finish: 4 Februari 2022 🆂︎🅰︎🅻︎🅰︎🅼︎ 🆆︎🅰︎🆁︎, 🅰︎🆄︎🆃︎🅷︎🅾︎🆁︎ 🅰︎🆁︎🅶︎🅰︎🦏

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan