Story cover for everything affect everthing by alyairmd
everything affect everthing
  • WpView
    Membaca 58
  • WpVote
    Suara 2
  • WpPart
    Bagian 2
  • WpView
    Membaca 58
  • WpVote
    Suara 2
  • WpPart
    Bagian 2
Bersambung, Awal publikasi Des 05, 2019
Entah sejak kapan aku merasakan kesedihan yang begitu mendalam ini. Tulang ku seakan remuk nadi ini seakan hancur bagaikan ditimpah oleh besi yang begitu besar. Aku hanya bisa terdiam merasakan setiap sakit yang begitu bergejolak ini, dan aku belajar bahwa semua berefek dengan semua, aku benci setiap hal yang ada di hidupku benci untuk tertawa dan benci untuk menangis entah apa yang aku suka tapi setiap hal yang ada di hidup ini adalah omong kosong yang berkelanjutan, bagai kekesalan yang ada. Aku hidup di lingkungan yang begitu racun dan mematikan bersama orang yang tak pernah memahamiku, aku pikir jika kematianku lebih logis di bandingkan kehidupanku. Sampai suatu saat orang itu datang dan membawa perasaan yang aku kenal dengan nama "kebahagiaan" namun harusnya aku sadar diri bahwa aku siapa dan dia siapa, tidak pantas sampah seperti aku menikmati kebahagiaan itu.

-
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan everything affect everthing ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
#243wattpad2020
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
BULAN [Selesai] oleh yulianifdh
52 bab Lengkap
Sequel dari cerita BULBUL! [ Usahakan follow dulu sebelum baca wk ] Yang belum baca cerita BULBUL! Disarankan sebelum baca ini, silahkan baca terlebih dahulu. Masih komplit, namun belum di revisi; _Happy reading_ Blurb: 13 tahun sudah Kenzo pergi. Pergi untuk selamanya, tak akan pernah kembali, tak akan pernah ada yang membela dirinya, tak ada pelindung bagi dirinya lagi seperti dulu. Sekarang Bulan hanya bisa berangan saja tentang semua itu. Dan akibat kejadian itu, Bulan harus menanggung kebencian Winda. Tidak! Sungguh, Bulan tidak membenci Kenzo akan hal itu. Bahkan Bulan membenci dirinya sendiri. Lantas, kenapa tidak dirinya saja yang pergi, kenapa harus Kenzo? Jika dia yang akhirnya akan dibenci, dibenci Mama. Percayalah itu lebih menyakitkan dari apapun. Tapi, apakah seorang Ibu bisa benar-benar membenci darah dagingnya sendiri? _____________ "Gue gak ada perasaan sedikit pun sama Lisa. Lo jangan marah kaya gini, gue anggap Lisa cuma sekedar teman, gak lebih." "Tapi Van---" "Dan satu lagi. Lisa itu di Jakarta gak punya keluarga Bul. Orangtuanya di luar negri, gak kaya lo atau gue yang masih ada orang tua disini. Lo tau, Lisa cuma punya gue disini." Percakapan dirinya bersama Devan beberapa waktu lalu, terus terngiang di telinganya. Apakah dirinya memang tidak bisa merasakan kebahagiaan sedikitpun? Setidaknya Bulan ingin merasakan kebahagiaan walaupun itu dari orang lain. Tapi, nyatanya semesta memang tidak membiarkan akan hal itu. __________ Start: 10 September 2021 Finis: 06 Januari 2022
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
Shivviness[END] cover
ELGITA  (TERBIT) cover
ReinSheria [COMPLETED] cover
BULAN [Selesai] cover
DIFFERENT love BELIEFS√ cover
Kevyra (END) cover
Menyembuhkan Trauma cover
ABCD [TELAH DI TERBITKAN] cover
ONE MAN✔ cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover

Shivviness[END]

41 bab Lengkap

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..