Nunca Te Olvidare

Nunca Te Olvidare

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 25, 2020
" Ma, do I look like Papa?" " Yes, you do baby...tetapi kamu jauh lebih ganteng dari Papa". Mama tertawa, merdu...tawa yang selalu meneduhkan hati Max. Apapun akan Max lakukan demi mamanya. " Do you still love him?", ucap Max lirih tp masih jelas terdengar di telinga mamanya. " Its complicated, Maxie...", mama menghela nafasnya dan tiba-tiba matanya berembun. " Just say yes Mama, and I promise I'll bring him back to you", ucap Max tegas. This story is about love...tentang Mama, Papa, Max, dan semua orang yang turut andil didalam kerumitan takdir hidup mereka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Become a Parent's [END]
  • Siapa Kau, Mama? - 𝐍𝐚𝐡𝐲𝐮𝐜𝐤
  • GAIRAH CINTA HOT DUDA (TAMAT)
  • Daddy's Day Out
  • TENTANG SEPASANG
  • Love, Anastasia
  • Arsyilazka
  • philopobhia
  • Indah Di Awal Kisah

Silahkan Follow dulu sebelum membaca... [Cerita ini murni pikiran saya sendiri, don't copy my story! Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, ataupun kata-kata dalam cerita] • • • Cuaca malam yang dingin, seorang remaja laki-laki tidak sengaja mendengar suara tangisan saat ingin pulang ke rumah nya sehabis berkumpul dengan teman temannya di markas mereka. Dia penasaran dan mulai berjalan mendekat ke arah suara itu berada. Setelah tiba, remaja lelaki itu tampak terkejut karena ternyata dia melihat ada seorang bayi laki-laki yang menangis sendirian ditengah malam yang mencekam ini. "Bayi?" batinnya bertanya-tanya. Dia bingung dengan pikirannya sendiri, ingin menghampiri tapi..... Karena tidak mungkin dia tiba-tiba membawa seorang bayi ke rumah nya, dengan tega akhirnya dia memilih untuk segera pergi dari sana sebelum ada yang menyangka aneh-aneh tentang dirinya dan bayi itu. Saat ingin melangkah pergi tiba tiba bayi yang berusia sekitar 1 tahun itu memanggil nya..... "PAPA!" ucap bayi itu. •

More details
WpActionLinkContent Guidelines