13 REASON WHY

13 REASON WHY

  • WpView
    Leituras 473
  • WpVote
    Votos 79
  • WpPart
    Capítulos 12
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, jan 16, 2020
" Ketika seseorang yang benar benar peduli terhadapmu, maka Dia akan berusaha bersamamu Bukan memberikan alasan. " Smokey eyes, pearly white. coffee skin. Seperti itu Dia dalam tuturan lirik Lagu Cody Simpson yang di Putar Di caffe saat Kai menghampiriku I'm shock!!! Tepat di lirik itu. Hatiku bergetar saat dia tersenyum padaku. He is a golden thing a I got Dialah 1 alasan dari ke 13 alasan lainnya. Dia merusak semua keteraturan yang ku buat. Dia mematahkan 13 alasan ku menjaga jarak darinya. Dia ke 13 alasan mengapa aku mencintainya. " 13 itu angka sial. " Ucapnya saat mengintip tulisan di agendaku. " Ya... Benar benar sial. Sialny aku jatuh cinta padamu. " jawabku dalam hati.
Todos os Direitos Reservados
#50
exokai
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • STUCK
  • DENTING  [Revisi]
  • Menunggu Senja (Selesai)
  • Sepupu
  • Gamang
  • Forced to marry (Completed)
  • Meet Again (SATZU)
  • AIRen
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • Night Without Stars (Jeongmi)
STUCK

Coba deh mukul kaca sampai pecah. Sakit? Jelas. Hancur? Iya. Bisa utuh seperti semula? Bisa, cuma engga akan sama kaya awal. Itu perumpamaan perasaan gue ke lu. -Fauziah Veronnisa >>>>> "Gue minta maaf,Zi." "Minta maaf atas dasar apa? Kalau lu minta maafa atas dasar kejadian 3tahun lalu. Sorry sorry aja nih, gue udah engga terlalu mikirin." Ucap Ziah sambil mengalihkan pandanganya kearah lain. "Gue tau gue telat, tapi tolong. Kasih gue kesempatan kedua buat memperbaiki semuanya. Toh, semua orang berhak mendapatkan kesempatan kedua." Balas Tama sambil tersenyum. "Apa lu pantes gue kasih kesempatan kedua? Biarpun pantes tapi maaf. Hati gue udah bukan buat lu lagi." Ucap Ziah. "Gue tau kok lu udah jatuh ke hati Rama. Apa. Gue. Salah. Kalau. Gue. Memperjuangkan. Apa. Yang. Seharusnya. Gue. Perjuangkan?" Ucap Tama sambil menekan sebelas kata terakhir. "Terserah. Intinya kalau lu minta keadaan kaya dulu lagi, maaf gue engga bisa dan engga akan pernah bisa. Gue pergi, Rama udah nunggu gue daritadi." Ucap Ziah sambil pergi meninggalkan Tama sendiri. Tanpa mereka ketahui bahwa ada seseorang yang mendengarkan percakapan mereka berdua. "Kalau emang dihati lu masih ada Tama, kenapa lu harus nerima gue Zi? Apa gue harus ngelepas lu? Atau gue bertahan dan berjuang? Kalau gue berjuang dan bertahan, apa lu bakal pilih gue? Atau malah lu balik lagi ke masa lalu? Haha, miris banget kisah percintaan gue." Ucap Rama sambil pergi ninggalin tempat kejadian.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo