SAJAK HARAPAN

SAJAK HARAPAN

  • WpView
    MGA BUMASA 705
  • WpVote
    Mga Boto 20
  • WpPart
    Mga Parte 11
WpMetadataReadKumpleto Tue, Feb 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
tentang Netra yang jatuh cinta dalam diam, dan diam diam menaruh harapan kepada Seorang pembaris. Harapan demi harapan terus tumbuh dari hati Netra yang kian semakin tertarik dengan pembaris tersebut. Tapi, Harapan itu kembali patah setelah Netra tau bahwa seseorang yang dikagumi nya itu justru sudah menjadi milik orang lain, yang tak lain adalah kk kelas dengan jurusan yang sama seperti nya. Lantas apakah Netra berhenti berharap ataukah justru makin mengharapkan sipembaris yang telah menjadi milik orang lain itu? Dan apakah dia tau kalau Netra diam diam mengagumi nya? apakah mereka bisa bersatu?? takdir justru yang akan menjawabnya. Simak bagian berikutnya:) #storypembaris
All Rights Reserved
#207
storylove
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • BACK TO FRIEND | JUNGHWAN X HAERIN (TAMAT)
  • Mengapa?[On Going]
  • DERSIK
  • This Is Moments
  • A Trust Behind A Relationship
  • DEAR NAYA: From Raka
  • Love From Arranged Marriage [Completed]
  • Ex or New? [REVISI]

Bagi banyak orang, Teresa dan Lionel tak lebih dari dua orang asing yang kebetulan duduk di kelas yang sama-tanpa kisah, tanpa kenangan. Tapi di balik diamnya mereka, tersimpan cerita yang pernah begitu hidup di kota kecil jauh dari Jakarta. Dulu, mereka adalah sepasang kekasih yang saling menggenggam erat di Inggris, menjadikan satu sama lain rumah dalam dunia yang asing. Namun, tidak semua kisah indah berakhir bahagia. Sebuah pertengkaran hebat memutuskan benang di antara mereka. Lionel kembali ke Jakarta lebih dulu, meninggalkan Teresa dalam ketidakpastian yang mengikis perlahan. Sejak hari itu, keduanya tak pernah saling mencari, seolah ingin berpura-pura bahwa cinta itu tak pernah ada. Dua tahun berlalu. Takdir mempertemukan mereka kembali-bukan di kedai kopi tempat mereka biasa tertawa, bukan di taman tempat mereka dulu saling menatap, tapi di sekolah yang sama, di kelas yang sama. Kini mereka berdiri di bawah atap yang serupa, namun dengan jarak yang jauh lebih dingin dari sebelumnya. Mereka tidak berbicara. Tidak saling menyapa. Hanya tatapan yang sesekali bertabrakan-penuh amarah yang tertahan, rindu yang tak diakui, dan bayang-bayang masa lalu yang belum benar-benar mati. Mereka mencoba menjadi asing, tapi hati tidak pernah bisa benar-benar lupa. Dan pertanyaannya kini sederhana: apakah kisah ini akan berakhir sebagai dendam yang terus tumbuh, atau diam-diam menjadi awal dari pertemuan yang tak pernah mereka duga?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman