Story cover for Adik Bangtan by Deaananda_Joon
Adik Bangtan
  • WpView
    קריאות 443
  • WpVote
    הצבעות 22
  • WpPart
    פרקים 5
  • WpView
    קריאות 443
  • WpVote
    הצבעות 22
  • WpPart
    פרקים 5
מתמשך, First published דצמ׳ 06, 2019
BangJin:"Hallo dek lu dimana sih gw dari tadi nyari"lo gak ktemu" dicari diruang kepsek gak ad,dimana lo?"

Gw:"Hallo bangjin adek kesasar bang hiks hiks"

Bang Jin adek dimana?terdengar suara dari sebrang sana,yang kedengaranya itu suaranya bang jimin.Adek kesasar katanya tpi gk tau kesasarnya dimana,kata bangjin kebang jimin.

Bang Jin:"Skarang lo dimana? gw skarang nyusul lo"

Gw:"Hiks di depan ruangan kosong,ndk tau ni ruangan ap"
כל הזכויות שמורות
Sign up to add Adik Bangtan to your library and receive updates
או
הנחיות התוכן
ייתכן שתאהבו גם
WARISAN by metamorfosis2015
24 חלקים הושלם
" bang....lu kenapa...?" tanya daru begitu melihat gue yang menghentikan pergerakan tangan ini dari menarik tali timba, mendapati pertanyaan daru tersebut, gue kembali menggerakan tangan ini untuk menarik tali timba " kenapa sih bang..." tanya daru kembali seraya beranjak bangkit dari kursi pendek tempatnya mencuci pakaian, dan sepertinya suasana hari yang mulai beranjak gelap telah membuat daru tidak ingin untuk berlama lama lagi berada di halaman belakang " enggak tau nih...seperti ada sesuatu yang tersangkut di ember timba ini..." mendengar jawaban gue tersebut, daru menunjukan ekspresi ketidakpercayaannya, dan kini dengan perawakan tubuhnya yang besar, daru mengambil alih tali timba yang berada di dalam genggaman tangan gue lalu menariknya secara perlahan " itu apa bang......?" tanya daru, diantara pandangan matanya yang menatap ke dalam lubang sumur yang gelap ....blupppp... Entah benda apa yang telah terjatuh ke dalam air di dalam sumur hingga menimbulkan suara yang menggema, tapi yang pasti seiring dengan terdengarnya suara gema tersebut, pergerakan tangan daru yang tengah menarik tali timba terlihat semakin ringan, hingga akhirnya ketika ember yang berada di ujung tali timba mencapai bibir sumur, gue dan daru hanya bisa saling berpandangan dalam benak tanya atas apa yang sebenarnya telah terjadi " lu tadi lihat kan bang...sebenarnya yang tadi tersangkut di ember ini, benda apa ya...?" tanya daru sambil memandang ke dalam sumur Sekelumit perbincangan kecil antara gue dan daru adalah sebuah bentuk ketidaksadaran kami dalam menangkap sebuah sinyal alam yang mencoba untuk memberikan kami sebuah jawaban atas misteri yang menyelimuti tempat tinggal kami...yaa...sebuah misteri yang akhirnya memberikan kami sebuah pelajaran bahwa ada sisi lain selain sisi kebahagian yang menyelimuti dari sebuah kata warisan