Bukan Marbot Biasa

Bukan Marbot Biasa

  • WpView
    Reads 281,015
  • WpVote
    Votes 30,784
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 16, 2021
Meskipun rumahnya di seberang masjid, Syarifa Tazkiya (Azki) hampir tak pernah salat di sana. Hingga suatu hari, ia terpaksa harus mengantarkan keponakannya untuk mengaji di masjid seberang rumahnya. Di sana ia bertemu guru ngaji keponakannya. Azki terpesona karena kegantengan dan keshalehan sang guru ngaji bernama Anas. Ternyata tak cuma guru ngaji, Anas adalah marbot di masjid itu. Azki galau. Ia terlanjur jatuh cinta, tapi ia ragu karena masih memandang Anas dari pekerjaannya. Ia tak tahu, Anas bukanlah marbot biasa.
All Rights Reserved
#53
masjid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Panggil Aku Aisyah
  • Cinta Ikhlas
  • ZAYNE Terjadi Setelah Cinta [ ON GOING]
  • MY HUSBAND GUS BAD BOY
  • DI KHITBAH GUS CUEK
  • Janji Diujung Doa
  • Kekasih Impian

Aisy dan Aldi adalah dua sejoli yang menjalin persahabatan dengan erat. Mereka berdua saling memahami dan juga saling menyayangi mulai dari kelas 1 hingga duduk di bangku kelas 6 SD. Lulusan sekolah tidak lama lagi, mereka berencana melanjutkan sekolah dalam satu sekolah SMP yang sama. Namun takdir telah berkehendak lain atas keduanya. Aldi diminta orang tuanya agar masuk ke pondok pesantren di Kalimantan, sementara Aisy dikirim ke kota untuk tinggal bersama neneknya dan melanjutkan sekolah di sana. Atas perpisahan itu, mereka masih bisa saling berkomunikasi walau hanya saling berkirim surat. Namun hal tersebut tak berlangsung lama, sedikit demi sedikit Aldi mulai berubah dan tak membalas surat-surat dari Aisy, hal inilah yang membuat Aisy penasaran, berprasangka buruk dan menimbulkan kebencian atas Aldi yang tak lagi meresponnya. Hal itu terjadi karena Aldi sudah menemukan sahabat baru yang bernama Rahma. Rahma adalah sahabat yang selalu menemani Aldi mulai dari SMP sampai lulus di perguruan tinggi. Atas persahabatan itu, Aldi mulai ada rasa kepada Rahma meski Aldi belum mampu untuk mengungkapkannya. Tetapi saat mereka sudah dewasa, Rahma memutuskan resign dari pondok karena akan menikah dengan lelaki pilihan orang tuanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines