Story cover for Complementary by dellarglyy
Complementary
  • WpView
    Leituras 1,580
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Capítulos 13
  • WpView
    Leituras 1,580
  • WpVote
    Votos 52
  • WpPart
    Capítulos 13
Concluída, Primeira publicação em dez 06, 2019
"Lebih baik aku mati." - Emilia Andini
"Kenapa untuk bertahan hidup saja rasanya sangat sulit?" - Elvano Dainin.

Memiliki harapan yang bertentangan, tetapi dipertemukan.

Pertemuan mereka bukanlah suatu konflik.

Mereka justru akan menjadi pelengkap untuk satu sama lain.

Menghasilkan keseimbangan yang disebut complementary.
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Complementary à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#390teenlit
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
World Of Magic [1], de red_as04
32 capítulos Concluída
"Apa salah gue?" Ev "Gak ada yang bisa di persalahkan" Aji "Mungkin takdir yang salah" Juna "Takdir tak pernah salah" Aji "Apa gue yang salah memilih takdir?" Ev "Tak ada yang bisa menentukan takdirnya sendiri" Aji "Bukan dirinya sendiri, tapi orang lain" Juna "Tidak diri sendiri ataupun orang lain" Aji "Jika memang begitu, lalu kenapa dia bisa mengubah takdir gue?" Juna "Itu yang terbaik untuk kita, takdir selalu menentukan yang terbaik dari yang terbaik" Aji "Tak semua takdir menentukan yang terbaik" Ev "Berfikirlah positif tentang takdir" Aji "Apa mencelakai orang, bahkan membunuh orang itu takdir yang terbaik?" Ev "Apa takdir gue yang semula manusia sekarang menjadi bagian dari siluman kelelawar terkutuk itu yang terbaik?" Juna "Gue di buang, gue di jauhkan dari keluarga kandung gue dan di asuh keluarga yang lain, kemudian gue membunuh mereka dengan kekuatan gue yang pada saat itu gue gak tau apa apa, itu yang namanya takdir selalu menentukan yang terbaik?" Ev "Mereka tak pernah membuangmu, mereka punya alasan untuk menjauhkanmu demi untuk keselamatanmu, mereka gak mau nyawa lo dalam bahaya" Aji "Apa sekarang nyawa gue aman? Apa sekarang gue gak akan membahayakan nyawa orang lain lagi?" Ev Aji dan Juna terdiam. "Nggak, semua ini sia sia, nyawa gue tetap dalam bahaya dan gue tetap membahayakan nyawa orang lain. Ini akan tetap berlanjut kecuali gue yang nentuin takdir gue sendiri, mulai sekarang gue akan nentuin takdir gue sendiri" Ev
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Retrospeksi | Seri Self Acceptance✅ cover
Meet Again ; Ketika Kisah Belum Usai [End✓] cover
Aku Memilih Pergi (END) cover
Ice Love [COMPLETE]✔ cover
Kita Sembuh Bareng? cover
REGATHAN [END] cover
World Of Magic [1] cover
ELANG [Open PO] cover
Clarisa Yunita ( End ) cover
You Are Not Alone (Slow Update) cover

Retrospeksi | Seri Self Acceptance✅

33 capítulos Concluída

Sebab tidak segalanya dapat kita mengerti, meski begitu beberapa hal dapat lebih mudah dihadapi dengan sebuah penerimaan. Rasa sakit yang didapati, sesesak apapun, itu hanyalah sementara, dan penerimaan tulus dari rasa sakit yang didapat, itulah yang kekal. The most terrifying thing is to accept oneself completely. Lantas, ini tentang Anindya dan proses penerimaan terhadap takdir yang rumit sebagai langkah kecil untuk berdamai dengan dirinya sendiri. Cover by : canva