AWAL DARI PERJALANANKU

AWAL DARI PERJALANANKU

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 6, 2019
PASAL 1 ayat 1 Pemimpi Yang Gila Awal dari perjalananku menuju mimpi-mimpi yang lebih baik, lo mau tau mimpi gue gak tanggung-tunggung, gue langsung pengen mempunyai "KELUARGA KECIL YANG BAHAGIA" gila gak tu masih kecil aje gue udah punya mimpi kayak gitu, gak kebanyang ape lagi udah dewasanya bisa gile lu bayanginnya aneh kan,tapi meskipun kalian bilang gue gila punya mimpi begitu,asal kalian tau gue gak nyesal tu punya mimpi gitu malah bangga. PASAL 2 ayat 2 ORANG PILIHAN DARI TUHAN Gue dulu sempat kesal sama Tuhan. karana Tuhan udah bikin gue kehilangan "Keluarga Kecil Yang Dibangun Dengan Indah Terpecah Begitu Tanpa Sisa" tapi gue sadar pasti Tuhan kasi gue cobaan yang bisa gue lewatkan. gue ingat kata Mama: "Tuhan gak bakalan beri cobaan kepada hambanya kalau hambanya gak mampu,barati kita itu orang yang mampu, orang pilihan yang Tuhan tunjuk untuk menuju jalan ke SURGA". PASAL 3 ayat 3 ZONA NYAMAN Walaupun gue agak gila dan gak jelas.Tapi entah kenapa gue merasa nyaman jadi diri gue yang gini karna menurut gue," kalau lo pengen bahagia ya jadi diri sendiri gak perlu tu jadi orang yang belaga cool tapi gak nyaman " .Urusan belakangan deh, ada yang suka sama lo apa nggak,atau mau berteman sama lo ap nggak ,yang penting lo gak jadi pecundang kayak mereka yang berpura-pura jadi orang lain demi orang lain.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Izinkan sekali saja
  • Angel To Raya (END)
  • Lelaki Pilihan Ayah & Lekaki Yg Mengagumi Ku [END]✓✓
  • Perjalanan Cintaku...
  • Turun Ranjang
  • MOYRI BERLIZHA
  • MAHESWARI  (selesai)
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)

Bagi Laisha, setiap waktu yang dilaluinya adalah berharga. Begitupula 8 tahun yang sudah dia habiskan untuk menjalin hubungan bersama Tian-kekasihnya. Saat segala mimpi dan harapan-harapan telah terajut begitu manis dan indahnya, kenyataannya segalanya hanya berakhir menjadi kenangan. Meski sakit, Laisha berusaha ikhlas. Bagaimanapun perpisahan memang satu-satunya jalan yang harus dia pilih di antara perbedaan dirinya dan Tian. Sekalipun rasa cinta di antara keduanya masih sama besar kapasitasnya. Seakan tidak cukup hatinya dihancurkan akan kenyataan tentang jeda di antara dirinya dan Tian. Pun semua karena ia ingin menjalankan permintaan terakhir kakaknya. Yakni menjadi ibu dari keponakannya yang baru lahir dan juga istri sambung dari kakak iparnya. Laisha seharusnya menolak itu, namun saat melihat wajah penuh harap kakaknya dalam keadaan sekarat, ia hanya mampu mengiyakannya. Laisha sudah mengorbankan cintanya dengan merelakan Tian. Namun, apakah melakukan pernikahan paksa dengan Arkan adalah keputusan benar? Karena sampai kapapun, dia tidak akan pernah bisa menggantikan sosok Liana-Kakaknya. Mau tidak mau, Laisha harus menanggung segala konsekuensi dari keputusannya sendiri.Termasuk bagaimana cara Arkan memperlakukannya. Pria itu seakan tidak pernah menganggapnya ada. Mungkinkah Laisha bisa bertahan? Atau justru dia memilih menyerah dan berakhir dengan Bian yang mencintainya setelah Tian? "Kutahu, garis takdirku telah engkau putuskan, wahai semesta. Namun izinkanlah sekali saja kau berikan akhir bahagia untukku. Hidup dengan seseorang yang akan menjadi pendampingku selamanya." _Laisha_

More details
WpActionLinkContent Guidelines