Milk Coffee
  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 17, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Berisi Motivasi-motivasi bagi mereka yang membutuhkan motivasi disetiap hari, minggu, atau tahunan. Kami berusaha memotivasi Anda agar bisa bersemangat kembali dalam mencari jalan keluar dalam masalah, yang terkhusus kami bahas adalah cinta atau mungkin bisa yang lain. Dukungan dari Kalian adalah semangat bagi kami, jangan lupa dukung kami agar kami bersemangat dalam menulis. --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- aku hanyalah susu tawar yang tak tersentuh, yang akan lengkap dengan adanya kopi. kopi tanpa susu, tak akan pernah bisa menyentuh indra perasa mu yang akan menembus hatimu. untuk itulah takdir mempertemukan susu dan kopi ini, entah apa yang akan terjadi. aku tak tau.. kau bagaimana? doakan saja yang terbaik bagi susu dan kopi ini.. salam kopisusu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Obsessed With Female Dancers -Orine [Revisi]
  • Silent Scars | Orine
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Cerita Kopi
  • Anak Pramuka Vs Anak Osis [ Orine ] END
  • Cafein Love | JAKE enhypen [ END ]
  • [ COMPLETED] AFTER WORK
  • impLOVEssible ✔ [ Sudah Terbit ]
  • Proviso (Sudah Terbit)
  • From Rich to Real (gen 12,13)

Erine tak pernah menyadari bahwa setiap langkahnya di panggung, setiap gerakan tariannya yang anggun, selalu ada sepasang mata yang mengawasi-mata milik Oline Manuel. Oline bukan sekadar pengagum. Ia adalah seorang obsesor. Di balik senyuman dan sikap santainya, ada tekad kuat yang ia genggam erat: memastikan bahwa hanya dirinya yang pantas berada di sisi Erine. Tak peduli seberapa keras Erine menolak, tak peduli seberapa jauh gadis itu mencoba lari, Oline akan selalu menemukan jalannya untuk kembali. ••• "Dasar cewek gila!" Erine mendesis marah setiap kali Oline muncul tiba-tiba, mencampuri hidupnya. Tapi Oline hanya terkekeh pelan, mendekat dengan tatapan penuh kepemilikan. "Aku gila? Mungkin. Tapi aku gila hanya untuk kamu." Ketika kekaguman berubah menjadi obsesi, dan kebebasan terasa seperti ilusi, mampukah Erine melepaskan diri dari cengkeraman Oline? Atau... mungkinkah di sudut hatinya yang terdalam, ia sebenarnya tak ingin pergi? [Dengan revisi alur yang berbeda] A story by Cutiebizzz

More details
WpActionLinkContent Guidelines