KISA
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 7, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Disaat harus memilih antara cinta dan orang tua, merupakan pilihan yang berat, tapi ini lah hidup. Dalam hidup kita harus memiliki pilihan. Meskipun pilihan itu kelak akan menjadi bahagia atau penyesalan. Sebut saja Kia, seorang gadis berusia belia yang tak pernah serius menjalin hubungan dengan laki-laki, pada akhirnya di pertemukan dengan seseorang yang bahkan menginginkan hubungan ke jenjang serius, namun banyak yang tidak setuju dengan hubungan mereka di karenakan banyak hal, mulai dari teman-teman dekat termasuk orang tuanya. Kendala ekonomi dan perbedaan suku adalah penghalang yang utama. Pengharapan serta doa adalah cara utama yang selalu di lakukan. Apakah kisah Kia akan berakhir dengan pria yang di cintainya atau dengan pilihan yang di restui orang tuanya kelak ? #cerita pertama#semoga banyak yg suka#anti plagiat#
All Rights Reserved
#329
permasalahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Puing luka
  • Assalamualaikum Cinta
  • Yang Tak Pernah Ada
  • WISHES.
  • Senja yang mendung
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)
  • I love You Om (END)

"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines