LBD disease (On Going)

LBD disease (On Going)

  • WpView
    OKUNANLAR 1,931
  • WpVote
    Oylar 629
  • WpPart
    Bölümler 46
WpMetadataReadTamamlanmış Hikaye Cts, Ara 18, 2021
WpInfo
Kurgu
Romantik
Ada yang lebih mengerikan dari kematian, yaitu putus harapan. Zamora penderita Lewy Bodies Dementia, tak punya harapan setelah hidupnya di klaim tak akan bertahan lama. Hidupnya pupus setelah mengetahui ia hidup di atas panggung sandiwara nya sendiri. dan malangnya, Zamora merasa sebagai pemeran terbodohnya. "Aku merasa sedang berada di panggung sandiwara, dan malangnya akulah sebagai pemeran terbodoh di atas panggung sandiwara ku sendiri." Cover edited by this cuite @khdjmrynn_
Tüm hakları saklıdır
#858
thriller
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • BarraKilla
  • My Junior My Love ✔️
  • Bersamamu
  • Terima Kasih, Benua ✓
  • PSYCHOPATH✔
  • GREENSTA [END]
  • QuirkyAlone
  • TERIMAKASIH SUDAH BERTAHAN -  REUPLOAD
  • His Bad Boy And Fake Love.

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi