make me die

make me die

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 21, 2020
"Nona, penderitaanmu banyak sekali. Tidak mau mati saja?" * Bermula pada malam mereka bertemu untuk pertama kali. Dia selalu menanyakan "Tidak mau mati saja?" setiap saat. Hingga suatu ketika, Queen hanya tersenyum lalu mengangguk, "Jemput aku sekarang D. Bawa aku bersamamu" ** Happy reading guys!!
All Rights Reserved
#21
pelindung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE ARVELLO
  • Kamu Milikku
  • Mini CreepyPasta
  • DAFFODILS | SooKai
  • Our story
  • Benci! (Orine)
  • Nikah Muda Na2 & Twins Story
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • TRIANGLE (END)
  • BACKBURNER

Don't live with what is not considered. (Jangan hidup dengan yang tak dianggap) "Aku rela jika lara ku mati. Tapi izinkan aku melindungi dia yang sendiri" "Ini siapa, Bun?" tanya Bian penasaran dengan menyodorkan foto anak laki-laki berusia 7 tahun yang sedang tersenyum bahagia di sana. "Anak sulung pertama di keluarga Prahatama"jawab Bundanya. "Bian ga pernah ketemu anak ini. Dia masih hidup kan Bun? namanya siapa? Bian mau temenan sama dia." Berbagai pertanyaan polos terlontar dari bibir sang anak. la tidak tahu bahwa suatu hari nanti, anak itu yang akan membawa malapetaka baginya. "Jangan pernah mau berteman dengan dia!"perintahnya pada Bian. "Emang kenapa, Bunda?" "Kayaknya dia orang ba--" "Dia berbahaya. Bagi kita. Dan tidak lama lagi kamu akan tau siapa dia." "Tapi Bunda. Dia masih hidup?" "...." "Aisshh...dia siapa? berbahaya? kenapa?" tak ada jawaban dari sang Bunda membuat Bian lebih penasaran terhadap anak laki- laki itu. Penasaran dengan kelanjutannya? langsung next aja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines