Catatan CinTa MarYam

Catatan CinTa MarYam

  • WpView
    Reads 212
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 7, 2019
bertahun-tahun Cinta diam-diam Maryam, berhasil melintasi beribu Guntur yang menyambar di pesawat cintanya. Pada akhirnya Cinta diam-diam ini berhasil membuat tuhan berhasil menghilangkan dia dari hidupnya. Sehingga Maryam harus meninggalkan Syurga yang sangat ia rindukan. Sungguh Maryam tak ingin hatinya jadi milik yang lainnya, maafkan hamba mu yang lancang ini ya Allah.
All Rights Reserved
#8
dearallah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qanita
  • With You Until Jannah √ || End
  • Hub Fii Notification
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Our Love Story
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • BUNGAKU TELAH KERING [Belum revisi]
  • Terlalu Baperan!
  • Imam untuk Gladysa✓
Qanita

"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa. Kita jalan masing-masing dan jangan ganggu aku lagi!" Qanita Zaura Nindya, gadis berusia 20 tahun itu mematung, seluruh tubuhnya seakan kaku. Qanita berusaha untuk mencerna setiap kata yang baru saja ia dengar. Apakah itu hanya ilusi? Seseorang yang dulu sangat mencintainya dan selalu bersamanya, kini dengan santai mengucapkan kata perpisahan. "Dit, aku bisa jelasin semuanya. Apa yang kamu lihat ini salah." Qanita berusaha untuk mencegah langkah lelaki itu sekuat tenaga, tentu dengan air mata yang tidak bisa berhenti keluar dari pelupuk mata. "Raditya Evansyah. Aku mencintaimu!" Suara Qanita begitu lantang mengucapkan kata cinta kepada lelaki yang kini meninggalkannya. Namun lelaki itu tidak memedulikannya sama sekali, ia terus berjalan tanpa beban. Pantaskah Qanita menangisi lelaki seperti itu? Pantaskah dia mempertahankan cinta yang hanya menimbulkan luka? Saat Qanita sudah hancur, semua yang ada di angannya pun hilang, lenyap begitu saja. Bagai mimpi tapi ini nyata! Kepingan indah kini berserakan tak ada harganya, bagaimana Qanita bisa menyatukan kembali mimpi itu dalam genggaman rida Allah. Hancur adalah titik paling menyakitkan dalam hidup! Sertakan sumber jika ingin mengutip tulisan sederhana ini. -Allah Maha Melihat- Start 17 November 2019 Finish --

More details
WpActionLinkContent Guidelines