Salam Diam

Salam Diam

  • WpView
    LETTURE 52
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, dic 10, 2019
Bukan kata yang terucap namun ada hati yang berkata Kita berpasangan dalam satu roda waktu kita yang pernah bertemu tapi entah kapan dan dimana Kita yang awal nya terpisah tapi tuhan menyatukan kita kini Entah rasa ini selama nya akan tetap terpendam Entah kapan rasa ini terucap, hingga hati tak bisa berkata lagi
Tutti i diritti riservati
#69
salam
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • kau bukan rumah
  • in front of my house ; greshan
  • RIVAL(greshan)
  • Cinta dalam doa
  • _IKATAN DI ATAS KERTAS_
  • Catching the shadow
  • | Ulfa Eliza | •End•
  • Puisi untuk Kepala Sekolah (Gitshan)
  • About You Dandelion

rindu tapi kadang membenci, ketika mengenalnya seperti disulap menjadi buta akan cinta, aku orangnya tulus kalo kamu hanya ingin mampir lebih baik pergi, karena kau tahu yang sedang kau jalani sekarang bersamaku itu adalah soal hati dan perasaan. akhirnya takdir tuhan tidak slalu mendukung soal hubungan yang pernah kita jalin, kau meninggalkan ku lalu kau pergi. tak terasa kita sudah menjadi asing, apakah ini tujuan tuhan mempertemukan kedua insan yang tadinya saling menyayangi berubah kembali asing? -khy

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti