Airsya Alexandra

Airsya Alexandra

  • WpView
    Reads 785
  • WpVote
    Votes 184
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 18, 2021
Airsya Putri Bimtara gadis cantik, berkulit putih dan cerdas. Dia akan sangat jutek apabila belum mengenalnya. Namun, saat sudah mengenalnya dia adalah anak yang baik. Dia menyukai olahraga bela diri karate. Sejak masih duduk dibangku SD ia sudah menjuarai banyak piagam, medali, dan piala penghargaan dari hobinya. Alexandra Johnson. Pria bertubuh tinggal, kekar, dan berkuliat putih. Dia adalah salah satu most wanted disekolah. Dia hobi dengan motor. Mengoleksi banyak motor-motor sport dirumahnya. "Suka bersepeda juga?" suara yang tiba-tiba datang dari arah samping Airsya yang berhasil membuatnya terkejut. Airsya hanya menoleh dan memperhatikan cowo yang ada disebelahnya itu seperti tidak asing, namun Airsya belum mengingat siapa pria itu. "Gue Alexandra temen sekelas lo." Alexandra seperti bisa membaca pikiran Airsya. Airsya melotot dan menutup mulutnya "Yaampun maaf ya gue soalnya nggak begitu merhatiin temen-temen dikelas pas lagi perkenalan." Airsya menyengir kuda. "It's oke, boleh duduk?" tanya Alexandra. "Duduk aja kali gausah izin segela, ini juga bukan bangku gue kan." mereka berdua tertawa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  •  Alcha ~ Rajawali
  • AREGA [End]
  • AQILA [end]
  • Alice
  • ATHABEL (ON GOING )
  • REFALDI (Proses Revisi)
  • Tentang Adia [ Complete ]
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • ARKASYA

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines