Laa Tahzan, Ayla!

Laa Tahzan, Ayla!

  • WpView
    MGA BUMASA 24
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Apr 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ayla Ayudia, seorang korban dari tindak kekejaman cinta. Ia mendapat pengkhianatan dari orang yang sangat disayanginya. Namun, seorang gadis berkerudung yang tak sengaja Ayla temui datang membawa penawar bagi lukanya. Sedikit demi sedikit berhasil menghapus air mata kekecewaan Ayla. Tidak sampai disana, orang baru lagi-lagi masuk dalam kehidupannya. Seorang laki-laki yang berusaha menjahit bagian demi bagian hati Ayla yang sempat retak. Akankah mereka mampu mengobati luka Ayla hingga tak lagi membekas? Atau bahkan melukai hati Ayla untuk yang kedua kalinya? ★★★ Butuh kritik dan saran dari readers😁 Jangan lupa vote nya juga, ya! Syukran😚
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • [1] Mahabbah di Tepi Zuhur [Sudah Terbit]
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Ahya
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Tasawuf Cinta
  • AGAM:Love in pesantren
  • Apa Kabar, Luka? (TAMAT)
  • Qiyamah Senja-completed
  • Arah Yang Hilang

#ATHEISME [Teenfiction - Spiritual] [Completed] Bismillah ... Rafael, remaja penganut paham atheisme yang pernah patah karena luka masa lalu, dipertemukan dengan Kamila, gadis asal Iran yang berhasil membuat sebagian lukanya sembuh meski hanya memutuskan mengagumi dalam diam. Namun ia semakin tak percaya pada keberadaan Tuhan saat mengetahui bahwa perasaan Kamila telah termabnikan pada Adam, sang hafiz quran yang juga telah menghafal alfiyah. "Di tangkai mawar kulihat duri, di matamu kulihat cinta bersemi." -Rafa "Karena cinta sejati bermuara pada sang pemberi cinta." -Kamila "Hatiku tak bisa dimabnikan. Bilamana Ia telah mendatangkan badal dirimu." -Adam Siapakah yang akan bersama sampai menua menyaksikan senja? Dan pada akhirnya kata Maulana Rumi, suatu hari hatimu akan membawamu pada orang yang kau cintai, suatu hari jiwamu akan membawamu pada kekasih. (Coba baca sampai akhir, kalau hanya awalnya saja kamu nggak akan tahu cerita ini dan eksistensi cinta sebenarnya) #3 in musik (18/08/18) #3 in pesantren (25/08/18) #1 in muallaf (22/11/18) #2 in mahabbah (22/11/18)

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman