SARANGHAE

SARANGHAE

  • WpView
    Reads 1,405
  • WpVote
    Votes 186
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 3, 2021
"Kalo misalnya dia dateng lagi, gue yang bakal ngelindungin elo, Sha. Percaya sama gue," Ujar Faro. "Daripada elo, digantungin mulu tanpa ada kejelasan yang pasti." Balas Al dan membuat Alin kalah telak. "Mati satu tumbuh seribu! Dia kagak mau, cari yang lain. Kayak dia yang paling sempurna aja!" Ucap Baim tiba-tiba. "Lo kagak liat kalo Rasya sibuk sama handphone nya mulu? Setiap gue mulai obrolan dia ngga nanggepin," Ujar Rara kesal. "Katanya sebagai permintaan maaf karena dia gak sengaja buat hp Teh Rara rusak." Jelas Devan. "Gue pengen main-main sama Bang Rasya aja gak boleh," Ujar Kesha dengan suara bergetar menahan tangis. "Lu itu kurang nyadar. Lebih banyakin istigfar, jangan banyakin dosa." Ceplos Zara. "Kak Askanya lagi sariawan. Jadi ngga ngomong sama Alin tadi," Ragu Alin. "Gue? Pacaran sama Ralya? Ngaco!" Balas Rasya. Mereka semua adalah orang-orang naif. Mereka saling mencintai tapi terlalu gengsi untuk mengungkapkan.
All Rights Reserved
#723
rasya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Friendship In Love
  • Sudut pandang (felisha)
  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Sehidup Semati | Complete
  • ALEXON [END]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • ALRIN
  • THE CLIMB [Completed]
  • ELZEAN [On Going]

"Anisa hari ini kamu cantik buangetttt, pakek u tripel t lagi." Rayu Alif kepada Anisa. Anisa sama sekali tidak kebaperan atau ngeflay karena dia atau betul sifat sahabatnya, kalau ada maunya pasti memuji. Kebiasaan yang terhaqiqi. "Dari dulu."ketus Nisa dengan raut muka datar alias biasa-biasa saja. "Tapi sayang Tollloollll L nya tripel tripel." Kata Alif sambil menekan kata Tollol pada kalimatnya. "Loe tu yang begog, kalau gue gak tolol mana mau gue sahabatan sama Alien nyasar kaya loe." Jawab Nisa sambil menjitak kepala Alif saat kata Begog. Mereka memang sahabat yang konyol dan aneh. "Sialan loe." Melihat makanannya dan makanan Reza sudah habis, Alif berdiri untuk kembali. "Za ayo cabut, mbak min nanti yang bayar makanan Alif sama Reza Anisa ya. Soalnya dia baru ulang tahun." Setelah berbicara panjang lebar kali tinggi ditambah volume eh maksudnya setelah berbicara Alif langsung pergi sambil menjulurkan lidahnya ke arah Anisa. "oke." Jawab mbak Mina Uhuk-uhuk Mendengar kata-kata yang dilontarkan Alif, Anisa langsung kesedak saat minum. "Ati-ati dong kalo minum." "Alien, awas aja loe ya." Teriak Anisa kencang. Dia baru sadar kalau jadi sorotan mata para pengunjung lainnya. Tapi dia tetap tidak peduli. "Emangnya loe ulang tahun Nis? Bukannya masih lama ya?" Tanya Nafisya dengan nada polos. "Ya Allah kenapa engkau beri aku teman sepintar ini?" Mendengar dumelan Anisa, Nafisya hanya tersenyum kecil. "Alif itu lagi ngerjain gue." Dumel Anisa sambil berdiri merogoh sakunya. "Berapa mbak?." Tanya gadis itu kepada mbak Mina. "Sekalian sama Alif Reza kan?" Tanya mbak Mina. "Iya." Baca selengkapnya:")

More details
WpActionLinkContent Guidelines