TAARUF (TAMAT)

TAARUF (TAMAT)

  • WpView
    LECTURAS 1,976
  • WpVote
    Votos 48
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoConcluida mié, dic 11, 2019
Mirza yang semakin penasaran mulai meraba dan memutarkan jarinya. Tonjolan yang semula seperti gundukan itu ditangannya. Perlahan membesar dan mengembung. Mirza mengernyitkan dahinya. Ketika gundukan itu sudah sepeeti memanjang. Mirza tidak tahan untuk tidak menggenggamnya memastika benda itu. Benda itu tak dapat tergenggam disatu tangannya yang lentik itu. Benda itu sudah sangat keras. "Astaga!" Mirza terpekik. Dan ia menjauh dari gordin. Ia berbalik membelakangi gordin itu. Meskipun dengan mata tertutup, ia tahu benda apa yang baru digenggamnya. "Terkadang sebuah cinta tak hanya berasal dari mata dan dituturkan lewat kata. Tapi, ia harus dilengkapi dengan sebuah aksi nyata."
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Love Mistake
  • Mr. & Mrs Albrecht
  • TOUCHED (End)
  • si buruk rupa
  • MEMORI [COMPLETED]☑️
  • In Bed Your Brother
  • A Frozen Flower (TAMAT)
  • Pelangi Di Hatimu
  • The Heart Order To Love [SELESAI]

Dibanding ditinggalkan, Tanya lebih memilih untuk melakukan apapun yang Areez inginkan. Apapun itu, meski menyakiti perasaannya, melukai harga dirinya. "Good girl..." Areez mengelus punggung telanjang Tanya dengan ujung jemarinya, tangan lainnya meremas payudara Tanya, mencubit ujungnya yang meremang oleh gairah. "Buka pahamu lebih lebar." Areez berbisik, menggigit cuping telinga Tanya main-main, membuat Tanya gemetar oleh dambaannya atas diri Areez. "Masuk..." Areez memanggil seseorang untuk masuk ke dalam kamar mereka, masih sembari mendekap Tanya dari belakang, menikmati pemandangan vagina Tanya diantara pahanya yang terbuka lebar. Lengan besar Areez mengungkung tubuh Tanya, mencegah gadis itu kabur meski Areez yakin Tanya tidak akan pernah kabur darinya. Tanya melihat wanita lainnya masuk, wanita tak dikenal seperti kebiasaan Areez di setiap kesempatan. Perutnya melilit tidak nyaman, hatinya berdenyut menyakitkan. Tapi Tanya tidak mau Areez meninggalkannya... Jadi ketika wanita asing itu berjalan ke arah mereka, membuka pakaiannya yang tipis, dan bersimpuh di bawah kaki Areez dengan Tanya dalam dekapan lelaki itu. Tanya hanya bisa memejamkan mata, serta berharap aktivitas ini segera selesai. ---Adult Romance Story--- Hanya untuk Pembaca Dewasa Tulisan ini pure hasil imajinasi penulis ditambah referensi dari banyak karya yang penulis nikmati. Dilarang meniru atau memperbanyak cerita ini. Segala hal yang ada dalam cerita ini hanyalah fiksi dan khayalan penulis.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido