L E B U R

L E B U R

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 12, 2019
Kata-kata yang terhambur . Terkumpul dari senyum yang tak kunjung akur . Dari abai makhluk semesta yang kufur . Dari segumpal darah yang kadang tak bersyukur . Dari kepingan percaya yang dibiarkan hancur . Dan dari peduli penduduk bumi yang kian luntur . Dari Saya manusia yang sedang belajar menjadi manusia . -C.W
All Rights Reserved
#10
delusi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Cinta dan Lara
  • Peri Kecil Nirmala (Revisi)
  • - Tahun Ke 18 - [Tamat]
  • Langit.
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • REGATHAN [END]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Coretan Kecilku Untukmu #wattys 2019
  • ELANG [Open PO]

[𝙁𝙤𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙎𝙚𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙈𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖, 𝙅𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙎𝙞𝙡𝙚𝙣𝙩 𝙍𝙚𝙖𝙙𝙚𝙧𝙨] Antara cinta dan lara, mana yang lebih menyakitkan? *** Katanya, rumah adalah tempat yang paling nyaman untuk berteduh dan berlindung. Namun, hal itu tidak berlaku pada Sabila Binar Candie. Sejak kematian ayahnya, Binar terpaksa tinggal dengan orang tua angkatnya. Binar pikir, dia akan mendapatkan kasih sayang kembali dari yang namanya keluarga. Ternyata dia salah. Justru rumah adalah neraka baginya. Sikap iblis dua saudara angkatnya membuat kesalahpahaman sering terjadi dalam keluarga. Binar sering difitnah, membuat Binar frustasi dan dihantui kembali bayangan masa lalu yang begitu kelam. Sedikit kebahagiaan muncul, ketika Binar bertemu dengan Ardana Putra Winata, cowok yang berusaha mengganti lara di hati Binar dengan cinta. Semuanya sirna ketika Binar terluka juga oleh rahasia Dana. "Semesta saja sering buat gue kecewa, apalagi lo yang cuma manusia." R[15+] Warning! Ini cerita teenfiction dengan sedikit bumbu thriller, serta teka-teki di dalamnya. Cerita ini bisa membuat orang emosi, senyum, dan kesal dalam waktu bersamaan. Alangkah baiknya follow dulu sebelum baca. Karya murni. Bukan plagiat, jangan juga di plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines