SATU KAKI

SATU KAKI

  • WpView
    Reads 2,230
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 14, 2019
Ketika hidup tidak lagi sepasang, maka mundur dari kehidupan adalah pantang. Memang ada yang harus ditanggalkan, tapi hal itu tidak akan menyurutkan semangat seorang ibu tunggal. Kisah ini bercerita tentang perjuangan seorang ibu tunggal untuk mendidik putra putrinya sehingga berhasil dan bermanfaat bagi banyak orang. Banyak sekali pelajaran hidup yang didapatkan dari membaca dan mengambil makna apa yang dikisahkan dalam cerita ini. Pesan yang disampaikan dalam kisah ini adalah menjadi perempuan itu harus kuat, mandiri dan memiliki jati diri, tidak bergantung pada siapapun, meski itu suami sendiri. Bergantunglah hanya pada Allah yang Maha Memberi.
All Rights Reserved
#738
mati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • N E L A N G S A(END)
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • I LOVE MIMA (Lurah Family)
  • Jalan Pulang
  • yang tak di inginkan  ( virgi )
  • Sang Panglima (Tamat)
  • Insecure [REVISI]
  • Surat tak berbalas
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎

"Freya ingin seperti marsha, dipeluk, dicium, dibanggakan, freya ingin disayang ma pah" "Freya bisa ga sih sekali aja ga nyusahin mama!" "Pah, Freya pengen jalan-jalan sama papah" "Pergi sana sendiri, saya sibuk!" "Marsha mau jalan-jalan ga sayang?" "Mau pah!" "Freya juga mau ikut pah" "Kamu dirumah aja jagain rumah" Anak mereka cuma satu yaitu Marsha, Freya sudah mati sejak dulu, dan sekarang freya hidup sebagai berandalan, tak punya rasa kasih sayang!

More details
WpActionLinkContent Guidelines