Misteri ARWAH GENTAYANGAN

Misteri ARWAH GENTAYANGAN

  • WpView
    OKUNANLAR 35
  • WpVote
    Oylar 1
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadYetişkinTamamlanmış Hikaye Çar, Ara 18, 2019
Kisah nyata yang terjadi di desaku dengan kesaksian teman, sebut saja namanya jainudin. Dia mengalami kejadian mistis yaitu pertemuannya dengan nurhadi yang belum ia ketahui bahwa nurhadi sebenarnya sudah meninggal 25 hari yang lalu. Juga masih banyak intrik-intrik seram lainnya.
(CC) Alıntı-Gayriticari-Türetilemez
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Lembah Arunika
  • SEMALAM DI LAWANG KRAJAN [complete]
  • Irama kematian (END)
  • KUTUKAN (SUDAH TERBIT)
  • Rumah Bercat Putih
  • TELUH BERAS KUNING
  • I CAN SEE " THEM "
  • ARWAH MANTAN PACAR CALON SUAMI
  • Pocong Pesugihan
  • Morgan Story

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi