Out Of Suffering

Out Of Suffering

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Wed, Jul 13, 2022
Agatha Pricilla terlahir dari sebuah keluarga yang berantakan. Pricilla mempunyai orang tua yang sering bertengkar, yang sibuk dengan urusan mereka sendiri, dan tidak memperdulikan satu sama lain. Pricilla yang begitu sangat kecewa dan benci dengan keluarga yang dia miliki. Kenapa dia tidak pernah merasakan perhatian dari orangtuanya. ** Sampai pada akhirnya Pricilla jatuh dalam sebuah pergaulan bebas. Pricilla yang sering pulang larut malam mencari kebebasannya diluar sana. Dan dia pun lebih sering menghabiskan waktunya diluar bersama dengan kekasihnya. Karna dari sana lah ia mendapatkan kebahagian itu. ** Dan tanpa sengaja Pricilla bertemu dengan pria yang mampu mengubah hidupnya menjadi lebih baik dari sebelumnya. Namanya Angga, ya Pricilla bertemu Angga. Sifat Angga sangat lah berbeda jauh dengan diri nya. Semenjak Pricilla dekat dengan Angga hidup Pricilla mulai perlahan berubah. Dia mulai sadar apa yang dia lakukan dulu adalah perbuatan yang salah.
All Rights Reserved
#296
terluka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • KAYESHA
  • Cinta Yang Hilang Diantara Kebencian
  • One Last Chance
  • Waiting Room [TERBIT]
  • LUKA
  • Let Me Be Your Man (Tamat)
  • AL: Stand Alone [END]
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • π‘¨π’Œπ’”π’‚π’“π’‚ π‘«π’Š π‘³π’‚π’π’ˆπ’Šπ’• 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏

Angga, seorang remaja pendiam yang gemar menggambar, selalu dianggap tidak berguna oleh ayahnya yang keras dan otoriter. Dalam keluarga yang mengagungkan prestasi akademik dan kesuksesan finansial, minat Angga terhadap seni dianggap sebagai hal sepele yang tidak memiliki masa depan. Hari demi hari, Angga dihujani kata-kata kasar dan sindiran yang menorehkan luka di hatinya. Di sekolah, Angga juga bukan siapa-siapa. Ia adalah bayangan yang tak terlihat, seorang anak yang duduk di pojok kelas, diam tanpa suara. Hanya secarik kertas dan pensil yang menjadi sahabat setianya. Namun, dalam dunia sketsa hitam-putih itu, Angga merasa bebas. Ia bisa menciptakan dunia yang ia inginkan - dunia di mana ia adalah pahlawan utama yang tak tertandingi. Namun, semua itu berubah ketika Angga bertemu dengan seorang mentor tak terduga, seorang pelukis jalanan yang pernah merasakan pahitnya diremehkan. Lewat bimbingan mentornya, Angga mulai menemukan kekuatan dalam dirinya. Ia belajar bahwa setiap goresan pensilnya adalah suara yang tak lagi bisa diabaikan. Seiring waktu, Angga mulai menunjukkan kemampuannya. Namun, ketika kesempatan besar datang - sebuah kompetisi seni bergengsi - Angga harus memilih antara mengejar mimpinya atau tetap tunduk pada bayangan sang ayah. Akankah Angga berhasil membuktikan bahwa ia lebih dari sekadar bayangan, atau justru tenggelam semakin dalam dalam cemoohan dan keraguan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines