Bagian tak berjudul 1

Bagian tak berjudul 1

  • WpView
    Reads 4,285
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 13, 2021
"Ya, indah sekali." Charlotte masih terpesona dengan indahnya aurora dan bintang-bintang yang bertebaran di langit. "Indah sepertimu." Jawab Jack sambil menatap Charlotte. Charlotte terkejut, mereka bertatapan. Kemudian, Jack membenarkan rambut Charlotte agar wajah cantiknya semakin terlihat. "Kau sangat cantik." Kata Jack sambil mengelus pipi Charlotte. Charlotte tertegun. Dipegangnya lengan Jack. Jack semakin mendekatkan wajahnya ke wajah Charlotte. Begitupun dengan Charlotte. Semakin dekat, semakin dekat dan akhirnya bibir Jack mendarat mulus di bibir Charlotte. Charlotte tidak menolak, Ia melumat bibir Jack dengan lembut. Cukup lama mereka berciuman.
All Rights Reserved
#264
baca
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Treacherous
  • Aderaga [ON GOING]
  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • My Friend and My Bestfriend
  • MELODY [END]
  • Dynasty of love
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • DEVIAN [END]
  • No Longer Mate

"Tumben amat lo rajin? Gara- gara ada Elia pasti?" protes Justin tidak terima, mereka berempat kan sering dijuluki trouble maker di kelas karena tidak pernah mengerjakan tugas dan selalu buat onar. Paling Cuma numpang nama, tapi kini Justin takjub, Mario ikut kerkom? "Cot, bukan gara- gara Elia. Lo tahu kan gue sekelompok sama Zeva? Ngeri gue di kick sama dia dari kelompok, mana itu cewek kesayangan guru pula. Terus, ya, Elia juga terlibat sih, hehe" Mario menjawab sambil menggaruk kepalanya, karena merasa sangan plin plan dengan omongannya. "Sekate- kate lo, dah, Yo. Ini gue mau tanyain dari lama, sih, lo suka sama Elia? Sampai segitunya? Sampai tiket live lounge SeaShore lo kasihin ke dia padahal lo sendiri juga tahu, gue fansnya SeaShore" Justin memeluk ukulelenya kemudian menatap Mario yang langsung memicing ke arahnya. "Menurut lo aja?" sentak Mario emosi *** "Lo suka Mario, El?" tembak Amel langsung. Mulanya Elia diam tapi kemudian berani menjawab pertanyaan Amel. "Nggak tahu, juga, Mel." *** But their love's treacherous.

More details
WpActionLinkContent Guidelines