My Love

My Love

  • WpView
    Reads 168
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 27, 2019
pertama saya mau ucapkan terimakasi pada para pembaca yang mau membaca cerita ini. ini pertama saya menulis:).Apabila banyak typo dan bahasa yang gak baku mohon dimaklumi yaa:).Oke selamat membaca cerita gabut ku iniii. "kamu tau nggak apa bedanya kamu sama bintang?"sambil mengelus rambut kekasihnya "nggak tuh emang apa? " "kalo bintang itu selalu menemani bulan dimanapun dan kapanpun, kalo kamu selalu menemaniku dimanapun dan kapanpun" "gombal"sambil mencubit pinggang sang kekasih " aww , tapi kamu suka kan" lalu mencubit pipi kekasihnya yang gembil itu "ih sakit tau" "hahahaha kamu lucu" "jangan pernah tinggalin aku aska" "iya sayang aku janji" ingatan itu selalu muncul dikepala kanza, cewek berambut panjang, berkulit putih, bibir tipis, manis,cantik dan memiliki body yang bagus cukup buat kaum adam melongo jika melihatnya. "kamu jahat aska kamu jahaaaat hiksss" "kamu janji untuk selalu ada aska tapi apa kamu pergi aska hikss"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • My Life
  • The turning of time (Ongoing)
  • dimana janji tersebut
  • Tragedi Cinta! - BTS [Short]
  • She Pluviophile
  • 180° [END]

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines