Story cover for Serenade C.3.03 by dewidecha7
Serenade C.3.03
  • WpView
    Reads 797
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 797
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Dec 10, 2019
"Aku dan gerimis itu sama. Sama-sama bertahan. Gerimis bertahan dari mentari yang datang menghunjam. Karena dia sadar, nanti akan ada pelangi yang berpendar. Selaras itu juga kenapa aku tetap bertahan, walau cobaan datang menghadang."

~Ghaitsa Al Zaira~

"Mari, bersamaku, Tsa. Aku ingin menjelma menjadi payungmu. Bukan berarti aku kuat menahan dinginnya hujan atau panasnya terik matahari. Aku hanya ingin memastikan, kau selalu terlindungi."

~Catra Paramayoga~
All Rights Reserved
Sign up to add Serenade C.3.03 to your library and receive updates
or
#15serenade
Content Guidelines
You may also like
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku by D_Prayogo
5 parts Complete
semua kisahku bermula saat pertama engkau hadir dihadapan mataku. wajah itu tak pernah hilang dari bayangan anganku. selalu menghanyut senyummu dalam kalbuku. semua kisah puisi hanya menggambarkan tentang keindahan dirimu. tak pernah bosan tanganku menulis untukmu. tak pernah lelah jemariku melukiskan indahnya parasmu. sinar mentari,tiupan angin,desiran rumput,kemersik daun,kicauan burung,gemercik air, bag menggambarkan pesona indah parasmu. alunan seruling bambu,senduh dentingan gitar, terus mengiringi merdu suaramu dalam relung hatiku. tak pernah lupa selalu terngiang dalam kepalaku " bang Ar!". setiap saat, setiap hari, aku berusaha selalu ada untukmu. menjagamu sekeras apa pun, membimbingmu sejauh apa pun, menuntunmu sesulit apa pun. bagai sepasang merpati yang selalu terbang beriringan, bagai sepasang kelinci yang selalu melompat bersamaan. namun, aku hanyalah akar untukmu. yang menopangmu, menjaga agar kau tetap berdiri.namun, aku hanyalah aliran air untukmu. yang menjadi wadah untukmu berenang semakin jauh. senyummu adalah bahagia untukku, namun tangismu bukanlah sedihku. karena aku harus kuat untuk membuatmu tersenyum sepanjang hari. hingga kau melantunkan suara merdumu "bang Ar!". namun, bagai dentuman guntur di siang bolong, bagai derasnya hujan di panas terik. semua berubah karena ke egoisanku. karenaku, bunga yang indah mekar kini layu dan gugur. karenaku, angin sepoi peniup melodi kini menjadi badai topan yang ganas. yang tinggal hanya dentingan pedang yang beradu, hanya desingan peluru yang memburu. saling membekas luka, menyayat sembilu dalam relung hati. menjatuhkan merpati, membinasakan kelinci, menumpahkan darah di sepanjang perjalanan yang tersisa. kini hanya ada akar tanpa pohon, air tanpa ikan, dan selembar kertas putih. kini yang terbakar hanya amarah yang mengatakan "tolong jauhi aku!".
You may also like
Slide 1 of 7
Dermaga Tua cover
RAIN [END] cover
Two Side's {ROYEON} - Babymonster cover
The Forbidden Choice (END) cover
"ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku cover
A Kuadrat cover
Zalisha Riechelle Mahendra  (Slow Update) cover

Dermaga Tua

31 parts Complete

ketika engkau lelah mengarungi samudra, bersandarlah, akan kudengarkan ceritamu, dan tolong tinggalkan kenanganmu di kotak sudut sana. cerita - cerita yang akan larut dalam gelombang pasang surut dan menunggu untuk kembali berlayar. " senja, andai aku bisa merangkulmu, akan aku perkenalkan engkau dengan sang hati dan akan aku pinta supaya aku bisa memilikinya " ucap Bhumi