Lilin Padam

Lilin Padam

  • WpView
    Reads 503
  • WpVote
    Votes 139
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 15, 2021
Judul sebelumnya: Moonlight Jika hidup Raya diserupakan sebuah lilin, maka ia berperan sebagai api. Agar tetap menyala api perlu membakar sumbu, dan sumbu perlu bertopang melekat pada batang. Tiba waktunya sumbu telah habis terbakar dan batang telah habis mencair. Sebagai penutup, api akan padam terkubur bersama pekatnya malam. Tapi apakah api hanya akan padam apabila sumbu telah habis? Bagaimana jika tertiup angin di pertengahan nyalanya?
All Rights Reserved
#197
sepi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Painful By Accident (Completed)
  • Altair & Aquila
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Aiserana: Transmigrate To Villain Figures
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • LANGIT & BULAN
  • 𝙆𝘼𝙏𝘼 𝙎𝙀𝙈𝙀𝙎𝙏𝘼 ✔ [𝗣𝗿𝗼𝘀𝗲𝘀 𝗥𝗲𝘃𝗶𝘀𝗶]
  • Five Seconds Before The Dawn
  • When You Come

"Aku hanya ingin tidur ... tidur selamanya bersama Bunda." "Berani baca kisahku?" _ _ _ _ _ _ Aku Nino, cowok berkacamata yang selalu memakai jaket. _ _ _ _ _ _ Tekanan hidup membuatku depresi dan berakhir menyakiti diri sendiri. Bukan hanya sekali, dua kali, tapi sering ... Aku? Apakah aku mampu? Menjalani hidup bagai neraka. Atau ... Haruskah Mati? _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ ©Haruskah Mati? karya meitheoypt ~>Cerita ini sudah pernah dipublish tapi karena ada masalah, berakhirlah diunpub. Dan pada tgl 7 Sept 2021, cerita ini di-publish ulang [Akan langsung DIHAPUS setelah tamat, berani baca sampai akhir?] _______________________________________________ Nb: •Jika kamu makhluk Tuhan yang mengerti apa itu kerja keras, maka janganlah jarimu itu pelit 'tuk menekan bintang atau sekadar memberi komen •Jika kamu makhluk Tuhan yang PAHAM apa itu perjuangan, juga kebahagiaan seseorang, maka janganlah ada di benakmu niatan untuk memplagiat cerita karena sejatinya kami para penulis yang berjuanh dengan karya kami sudah terlalu capek menghadapi segala suka duka. Maka dari itu, mari kita ciptakan kedamaian Selamat membaca, semoga suka ^.^

More details
WpActionLinkContent Guidelines