Leo Dan Sarah

Leo Dan Sarah

  • WpView
    Reads 47,159
  • WpVote
    Votes 242
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 21, 2026
Kalau ada part yang hilang berarti kalian harus follow dulu 🍭 ⚠️di rombak kembali! "Ngapain Lo berangkat sama dia hah?! Mau caper Lo? Kaya gak ada kendaraan lain aja." Sarah dengan emosi nya melepas paksa tangan Leo dan langsung menatap nya tajam "Urusan nya sama Lo apa kalo gue berangkat sama dia?! Caper? Gue gak perlu caper Le. Lagian yg ngajak berangkat bareng juga bukan gue tapi dia!" Kata nya dengan penuh penekanan "Kalo ngomong di pikir dulu jangan asal emosi! Gak demen gue sama cowo begitu, kesan nya sok paling berkuasa!" "Gue emang yg berkuasa disini mau apa Lo?" Sarah yg hendak meninggalkan Leo saat itu juga langsung menghentikan langkah nya dan menatap Leo kembali "Cih! Cuma orang pengecut yg takut sama Lo!" Leo menarik tangan Sarah hingga menabrak diri nya, jarak mereka yg begitu dekat langsung menjadi pusat perhatian siswa siswa disana. "Lo gak tau apa apa Sarah jangan sok tau," Ucap Leo pelan namun ucapan itu begitu tajam "Jangan pernah Lo berangkat berdua lagi sama dia." Sarah mendorong tubuh Leo saat itu juga "Siapa Lo berani ngatur ngatur gue?!" Emosi nya hingga jari telunjuk nya menunjuk ke arah Leo "Shit! Jari nya jangan nakal cantik." Ucap Leo menurunkan jari telunjuk Sarah "Gue siapa?" Tanya Leo balik "Gue pacar lo sekarang." ⚠jangan sider ⚠no plagiat! Budayakan follow sebelum membaca! di publikasikan tanggal 30 November 2019 finish: 31 Desember 2020 di rombak kembali: 12 Mei 2021 maaf bila ada kesamaan kata, adegan, alur atau sebagai nya itu bersifat ketidak sengajaan🙏
All Rights Reserved
#2
youngmaried
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GHAIKA (REVISI)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Blueprint Pelarian Villain
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines