Cahaya yang Padam

Cahaya yang Padam

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 27
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 11, 2020
Kelebihan yang ada pada dirinya tak membuatnya goyah dari pertahanan. Seorang yang dulunya taat kini berbanding terbalik. Bagaimana upaya yang dipilihnya untuk kembali pada jati dirinya yang dahulu? Apakah dengan cara membahagiakan atau justru menyesakkan bahkan berjalan seperti sungai yang mengalir tanpa hambatan?
All Rights Reserved
#945
cahaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SORRY
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • Asal Kau Bahagia
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Langit Senja di Kota Nabi
  • Titik Terang [Sudah Terbit]
  • Jalan Taubat Menuju Sakinah
  • Cinta Dalam Iman
  • Doa yang Tergantikan
SORRY

Pada akhirnya, jika memang tidak ditakdirkan bersatu. Maka tidak akan. Sekeras apapun usahamu, inilah takdir. Kau tidak bisa merubah, melawan, atau berlari. Untuk semua yang telah terjadi, untuk berdamai dengan sebuah takdir, hanya sebuah kata yang mampu kuucap. SORRY Begitu pula sebaliknya, jika memang ditakdirkan untuk bersatu. Maka jadilah. Kisah kita, kisah kalian. Sungguh, ini terlalu langka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines