perdón, mi españa.

perdón, mi españa.

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 29, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Second Book Of "Scholarship" SERIES 📚 Bukan kelanjutan bisa dibaca terpisah😁 Terima saran penulisan❤❤ Aku betul-betul mengutuk ibu peri di hatiku. Karena peri kemanusiaan yang ditanamkan guru PPKn sudah terpatri kuat di jasmaniku sehingga aku nekat menolong korban bullying dengan alasan penegakan HAM. Membuatku harus terjebak dalam jaring pesona Chase yang tipis namun kuat. Chase dengan sejuta pesonanya. Sejuta kejutannya yang selalu membuatku berdebar. Selalu membuatku terbang yang kemudian jatuh dengan cepat. Haruskah aku menerimanya sebagai korban? Atau berpura-pura lalu saat ada celah pergi? Atau bersandar pada Eric? Calon dokter berhati malaikat dengan keberadaan yang selalu seperti matahari yang hangat. Dia yang selalu tersenyum tulus pada semua orang. Namun mempunyai maksud di baliknya. Bisakah aku kembali seperti dulu? Kembali pada diriku yang bodo amat dengan sekitarku atau saat-saat orang tak menyadari keberadaanku. Kembali ke kehidupanku yang membosankan. Hanya itu. __________________________ Ponsel ku tiba-tiba berdering menandakan telpon masuk. Tertera nomor tak dikenal disana. Aku memandang Yuri dan Aoi bergantian. Mereka hanya mengedikkan bahu. Kemudian aku menjawabnya. "Hallo?!" "I find you, Babe." Ujar suara serak di seberang sana. 16 Desember 2019
All Rights Reserved
#259
geng
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Standing With You (gxg) (completed)
  • AIDAN - Spoiled and Annoying Man (ENDING)
  • Boomerang ( Completed )
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • 🚨The sun in the dark sky🚨
  • Numbness (selesai)
  • DEPRESSION
  • Give Me Your HUG(END)✅

"Seandainya aku satu-satunya di hati dia." Katamu di suatu pagi. "Kalau kamu bukan satu-satunya di hati dia, mungkin kamu satu-satunya di hati orang lain yang sedang menunggumu. Kadang kita nggak sadar memayungi orang lain dan ternyata di belakang kita ada orang yang dengan sabar memayungi kita." Sahutku seraya tersenyum. "Lalu, buat apa membuang-buang waktu menjadi pelangi bagi orang yang buta warna? Buat apa menjadi payung bagi orang yang menyukai hujan?" ××××××××××××××××××××××××××× "Bagaimana rasanya mencintai orang yang sedang mencintai orang lain?" Tanyamu ganti. Aku tersenyum saat mendengar pertanyaan itu. "Rasanya seperti memeluk kaktus. Semakin erat kupeluk akan terasa semakin sakit." *Inspired by : 🎶 Guy Sebastian - Standing With You Warning! : • 18+ • Lesbian (Yg homophobic silakan minggir)

More details
WpActionLinkContent Guidelines