Story cover for VIRGO || On Going by dagrils
VIRGO || On Going
  • WpView
    LECTURAS 57
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 57
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado dic 11, 2019
"Maaf pak tetapi kami sudah melakukannya semaksimal mungkin, nyawa ibu Mentari tidak bisa diselamatkan." Ucapan dokter itu membuat dunia Virgo seakan berhenti berputar. Ibunda tercintanya telah diambil oleh Sang khalik dan itu tandanya ia tidak memiliki seorang ibu lagi.

Karena merasa tak terima Virgo langsung masuk begitu saja ke dalam ruangan.

"BUNDAAA... Bunda bangun Bunda.. Virgo butuh bunda disini.. hiks bangun bundaa.." ucap Virgo sambil mengguncang tubuh bundanya.

"Virgo tenang nak! Bundamu sudah pergi.. tolong ikhlaskan agar bundamu bisa istirahat dengan tenang.." 

Ya hari itu merupakan hari tersuram bagi dirinya, ia merasa tidak memiliki semangat untuk hidup lagi dan merubah dirinya menjadi pendiam. Karena kepergian seorang wanita bernama Mentari Dwi Lestari.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir VIRGO || On Going a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Eccedentesiast de _adm29
5 partes Concluida
Namanya, Mentari Khalila Hasan. Lebih akrab disapa, Riri. Senyumnya, secerah mentari dipagi hari. Namun, siapa sangka dibalik sebuah senyum cerahnya, tersimpan banyak kepalsuan. Seolah senyum yang ia tampilkan didepan semua orang hanyalah topeng, atau kamuflase untuknya bertahan hidup didunia yang keras ini. Mungkin Mentari adalah salah satu contoh dari berbagai macam orang didunia ini, yang bersembunyi dibalik topeng "smile" nya agar tidak terlihat menyedihkan. Terkadang orang yang paling banyak tertawa dan selalu mengumbar senyuman adalah mereka yang pintar menyembunyikan lukanya. Begitulah realitanya, banyak orang tersenyum tapi hatinya menangis. Bahkan ada orang yang baik didepan, tapi nyatanya menusuk diam-diam. Ada juga yang seolah membenci, padahal nyatanya menyukai. Pada dasarnya, apa yang kita lihat dan dengar itu belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Isi hati seseorang tidak ada yang tahu, selain dirinya sendiri dan Tuhan-nya. "Aku seperti siang yang tak pernah melihat malam. Seperti bulan yang selalu kesepian, dan seperti mentari yang selalu bersinar. Meskipun tiada yang tahu bahwa sinarku adalah palsu." - Mentari Khalila. 🌻🌻🌻 "Kemarin malam kamu jalan sama siapa ?" Gadis itu menatap lelaki didepannya penuh tanya. "Siapa yang bilang ?" Ucap lelaki itu lalu tersenyum miring. "Ada, kamu gak perlu tahu." Ujar gadis itu lalu menatap lurus kedepan. "Itu cuma sepupu, bukan siapa-siapa." Ucap lelaki itu. Gadis itu membisu ditempatnya. Lelaki itu menatap gadis yang tengah duduk disampingnya, "kamu kenapa?" Dengan segera gadis itu menggeleng, "aku gapapa." Ucapnya lalu tersenyum. "Kamu marah ?" Ucapnya sambil menatap gadis itu. Lagi-lagi gadis itu menggeleng lalu tersenyum, "aku percaya sama kamu." Lelaki itu pun balas tersenyum. 🌻🌻🌻 @TeenlitIndonesia FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE AND COMENT ?
Merajut Bingkai Patah de LikaRasyid
17 partes Concluida
Hafiza Novarili akrab disapa Fiza tiba-tiba merasakan sekujur tubuhnya bagai disayat pisau tajam. Suami yang selalu ia cintai dan hanya mencintainya seorang selama ini, kini mengatakan dengan gamblang keinginannya untuk menikahi wanita lain. Suaminya, Virga Ardianta mengaku sedang mencintai wanita lain selain Fiza. Hancurlah hati Fiza sebagai figur seorang istri yang setia. Fiza tidak mampu menerima kenyataan ini sehingga membuat dia dengan ikhlas melepas suaminya untuk wanita lain dan meminta cerai. Sayangnya Virga tidak mau melepaskan Fiza karena mengaku masih menyayanginya serta tak ingin kehilangan anak-anak. Virga yang merasa masih memiliki Fiza berusaha menemukan istri pertamanya itu. Ia tetap ingin mengikatnya dalam rumah tangga. Fiza memendam kisahnya tanpa memberitahukan kepada kedua orang tua atau mertuanya. Ia tidak ingin membebani orang-orang yang sangat Fiza cintai. Hanya kepada Ilahi dia mengadu, lalu berbagi kepada sahabatnya. Berulang kali Fiza pergi dari satu tempat ke tempat yang lainnya demi menenangkan diri dan menyambung hidup demi anak-anak. Bahagia dalam bayangan Fiza dan keluarga besar karena dalam pelariannya dan bantuan seorang sahabat saat bertahan hidup di suatu tempat, Fiza menemukan calon imam yang tulus ingin mempersuntingnya. Fiza bersyukur, baginya mungkin ini adalah kebahagiaan yang ditakdirkan untuknya sebagai pengganti luka hati di masa kemarin. Sayangnya ujian tidak berhenti di situ. Fiza yang sudah siap melangkah ke pelaminan bersama calon suami barunya itu harus hancur dan terluka lagi karena calon suami yang tetiba saja mengalami kecelakaan yang merenggut nyawanya. Saat luka hati Fiza kian menganga, mantan suami Fiza hadir dan meminta Fiza kembali ke pangkuannya, Virga menawarkan ketulusan dan sebuah janji yang baru dengan alasan masa depan anak-anak. Akankah Fiza menerima Virga kembali menjadi suaminya demi anak-anak? Virga yang mengaku khilaf dan berjanji setia kepada Fiza, apakah mampu meluluhkan hati Fiza saat ini?
Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP de ShiningHaha
28 partes Concluida
#1 chicklit (27 Feb 21) #1 metropop (21 Feb 21) #1 doctor (14 Apr 21) #1 youngadult (15 Des 20) #1 fiksiumum (1 Mar 21) #1 spiritual (8 Feb 21) #1 mentari (15 Des 20) #1 getaran (11 Feb 21) #1 inspirasi (6 Jan 22) #1 acak (18 Mei 22) #3 romance (3 Mar 21) #3 kerja (28 Feb 21) #4 roman (28 Feb 21) #5 agegap (15 Des 20) #5 billionaire (17 Jun 21) #1 bestseller shining haha's book Aku miskin. Aku nggak punya mobil. Handphoneku belinya second. Ibuk sama Bapak harus irit-irit jatah makan dan uang jajan kami, untuk menutup angsuran cicilan di lintah darat. Itu karena Bapak ditipu orang. Adik-adikku masih sekolah. Untungnya di sekolah negeri. Dibayar pemerintah. Dan aku, terjebak jadi mahasiswi Kedokteran dimana parkiran fakultas didominasi oleh kendaraan roda empat milik teman-teman. Hidup susah merana derita tiada tara? Enggak!! Untuk menjadikan semua indah, Mentari tak harus bersinar, bukan? Buktinya, Mentari di saat senja jauh lebih cantik daripada terik di siang bolong. "Setiap orang punya kesempatan memperbaiki hidup, ngapain susah terus?" (dr. Gamma Narendra Sp.B-KBD, PhD) "Kamu nggak pernah susah. Jangan sok nasehatin orang-orang susah." (Meilani Mentari) ----------------------- SUDAH NAIK CETAK, TAPI DI SINI MASIH COMPLETED ya. 🌼(Keren banget ini novel mba. Serasa di dunia nyata. Sampe 10x bolak-balik baca kadang senyum2 sendiri, sampe nangis sendiri. -Irairmayanti) 🌼(Allohu Rabbi. Aku benar2 ih sama penulisnya nih. Drimana sih idenya bisa bagus kayak gni. Ceritanya g berbelit2 g rumit g byk konflik g ribet tpiii bikin aq ny nie jadi baper, senyum2 kayak orgil, mesem2 sendiri. Serius deh. Ini cerita TOP PAKE BANGET LHO. -Sarijuwita2). Terinspirasi dari KISAH NYATA. Mohon bijak dalam berkomentar. Dilarang memplagiat dan menyebarkannya ilegal. Jika terjadi, maka kejadian tersebut gak akan segan-segan saya bawa ke ranah pidana dan perdata.
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
You Got It cover
JIWA DAN RAGA  cover
Eccedentesiast cover
Merajut Bingkai Patah cover
DEAR RAGA  cover
Silent Redemption cover
Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP cover
ZiAron [END] cover
LOVE 21 DAY cover

You Got It

86 partes Concluida

Satria Evandra Arbani, laki-laki itu hanya menginginkan bertemu kembali dengan Clara Regina Anandhina, perempuan yang dipacarinya enam tahun silam. Saat mereka masih merasakan indahnya, cinta di masa putih abu-abu. Sebuah peristiwa terjadi, mengakibatkan Satria tak bisa bertemu dengan Clara lagi. Bertahun-tahun laki-laki itu selalu mencari. Tenggelam dalam keputus-asaan dan rasa bersalah. Hingga di suatu sore, keduanya kembali bertemu. Meski Satria tahu, Clara sudah tak sama lagi seperti dulu. Perempuan itu berubah menjadi sosok dingin yang penuh luka. Satria langsung menyadari jika dirinyalah yang merubah sosok Clara. Apa yang Satria lakukan untuk membuat perempuan itu kembali padanya? Di saat ada sosok lain yang mengakui Clara sebagai tunangannya. -------------- "Pergi!" Clara memejamkan matanya erat-erat. Tak sudi menatap sosok itu. "Pergi dari sini!!!" "Ra--" suara Satria tercekat. Menatap sosok di hadapannya penuh luka. "Aku mohon--" "Pergi!" Clara terus berteriak, matanya kini menyorot nyalang. "Pergi! Pergi! Pergi!"