The Empty House(HIATUS)

The Empty House(HIATUS)

  • WpView
    Reads 265
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 28, 2019
WpInfo
Fiction
Horror
Malam semakin mencekam ketika angin malam seakan menusuk kulitku . Aku hanya berdiam diri menatap rumah yang ada didepanku . Entah kenapa aku merasa aku akan bermalam dirumah ini saja . Aku tertinggal teman temanku dan tersesat di hutan entah berantah ini. "Yah.... apa boleh buat daripada aku diluaran seperti ini . Mending aku masuk . Hawa disini dinginnn banget. Brrrr ..... hufft ". Dengan tertatih tatih aku memasuki rumah ini . Keadaan rumah ini sangat menyeramkan ditambah tidak adanya penerangan sama sekali disini . Tapi , aku tak berfikir lama lama , aku sudah sangat kedinginan saat ini . Akupun membuka pintu rumah ini dan masuk kedalamnya . Dan..... sungguh terkejut aku ketika masuk .
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐇𝐄𝐊𝐒𝐀𝐕𝐈𝐀𝐍
  • Kutukan Tumbal
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • Kisah Horor: Teror Jam 12 Malam
  • RAHASIA LUKISAN MISTERIUS
  • Forever Yours
  • NARIK SUKMO (TERSEDIA DI GRAMEDIA)
  • Restricted Area ✔

ON GOING! TRANSMIGRASI BOY ••• Sinopsis "Fading Bloom" Cassandra Elvira Pratami terpaksa kembali ke Indonesia setelah mendengar kabar kematian tragis adik perempuannya, Alessandra. Dipicu rasa duka dan amarah, Cassandra menyusup ke sekolah adiknya, menyamar sebagai murid baru demi menemukan dalang di balik perundungan yang membuat adiknya bunuh diri. Namun, di balik senyuman teman-teman barunya, tersimpan rahasia kelam. Satu per satu, Cassandra membuka tabir kebohongan yang disembunyikan di balik dinding sekolah elite itu. Dalam pencarian jawabannya, Cassandra mendapati dirinya terjebak di antara permainan kekuasaan, persahabatan palsu, dan bahaya yang lebih besar dari yang ia bayangkan. Waktu terus berjalan, dan Cassandra harus bertindak cepat sebelum kebenaran yang ia cari turut memudar seperti bunga yang layu. ________________________ "Keren." Seutas senyum tipis mengembang tanpa di sadari Reynard. Tidak menyangka jika gadis cerewet itu bisa membuat cerita semenarik ini, bahkan dari sinopsisnya saja sudah mampu menarik rasa penasaran seorang Reynard. Tanpa berlama-lama, Reynard mulai membaca dari halaman pertama. 5 menit. 15 menit. 35 menit. Sampai 2 jam 40 menit, dia baru selesai membaca hampir 200 lembar. Ini sudah jam 2 pagi, matanya juga sudah lelah namun dia belum selesai membaca novel itu, masih ada 10 lembar lagi agar habis sempurna.Sejenak Reynard menutup mata, wajar saja jika matanya terasa panas dan perih. Dia membaca novel hingga lupa waktu. Reynard menghembuskan nafas panjang, suasana sepi rumahnya benar-benar menghipnotis mata Reynard. Terbukti saat ini dia enggan membuka mata untuk beralih ke kamar. Dia sudah terlalu malas bangun dari posisinya sekarang. Semakin lama, Reynard semakin ingin memasuki alam mimpi, namun tiba-tiba. "Ka!" Reynard mendengar suara gadis, namun seperti memanggilnya? ______ BUKAN LAPAK GAY ATAUPUN BROTHERSHIP! KARAKTER SAYA MASIH NORMAL🙏🏼 bisa bantu masukan cerita ini pada Reading list

More details
WpActionLinkContent Guidelines