We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Ketika Hujan Turun.

Ketika Hujan Turun.

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureComplete Tue, May 19, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[HIATUS]Ketika hujan turun membawa bencana. Dia mulai berubah. Dari gadis yang ceria menjadi pemurung. Selalu ditindas karena suasana hati yang selalu bertolak belakang dengan cuaca. Namun, ketika hujan turun membawa seorang pangeran, dia kembali ceria. Sang pangeran menyukainya, walaupun sang gadis hanya menganggapnya teman. Sang pangeran tak keberatan. Asal sang gadis bahagia, dia tak masalah. Dan ketika hujan turun kembali membawa bencana, hujan juga membawakan seseorang yang penting. Sang gadis tak mengerti dengan takdirnya. Kenapa dia selalu mendapat bencana? Apakah ia tak pantas berada di dunia ini? Lalu, bagaiman dengan sang pangeran? Apakah cintanya terbalas, atau tak akan pernah terbalas? Vote, dan jangan ragu buat mengomentari cerita ini.) 18 Desember 2019
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SOLITUDES
  • ALEYA~~
  • Dear And Love
  • When It Rains
  • about us and him ✔️
  • My Home [Hujan Series]
  • Rintik Hujan
  • Kami Selalu Berbeda
  • Umbrella Life [END]
  • DELIA & WISNU [Completed]
SOLITUDES

Highest rank: #1 in Fiksiremaja #1 in Cerita #3 Pregnant #5 teenfiction #8 in Benci #8 in Pregnant #10 in SMA #10 in Remaja [DISARANKAN UNTUK FOLLOW AUTHOR TERLEBIH DAHULU, AGAR PEMBACA TAHU PENGUMUMAN TENTANG CERITA INI] ---- Malam itu, membuatnya membenci dirinya sendiri. Malam itu, malam terburuk baginya. Mengakhiri hidup adalah salah satu jalan baginya. Rasa benci yang sangat besar, membuatnya merasa kesepian. Ingin ia memutar waktu, untuk tidak menemuinya malam itu. 'Selalu menganggap diriku kotor, adalah sebuah kebiasaan.' - Gianna Pristin Dirgantara - ---- Kesalahan besar telah ia perbuat. Tantangan konyol yang membuatnya terjebak. Rasa penyesalan semakin tumbuh dalam dirinya. Lelah sudah ketika ia semakin tenggelam dalam penyesalan yang dalam. Kata maaf tidak pantas untuk ia ucapkan. 'Menyakitinya adalah kebiasaanku.' - Arthur Julian Wijayanto - ---- DON'T COPY MY STORY!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines