Breath
  • WpView
    Reads 1,478
  • WpVote
    Votes 116
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 21, 2020
Aika tahu bahwa didalam hati Arrson hanya ada satu nama yang dicintainya. Aika juga tahu tidak ada celah untuk masuk dalam hati yang telah hancur itu. Aika paham, dirinya harus menyerah untuk mendapatkan cinta Arrson yang tetap setia pada mendiang istrinya. Cepat atau lambat. Aika hanya perlu menghapus rasa itu, rasa yang menurutnya salah. Dia tahu kisah cintanya pada Arrson tidak akan mendapatkan restu dari kedua orang tuanya jika mengetahui pria itu adalah duda dengan 2 orang anak. "Saya hanya menganggap anda sebagai sekretaris saya, Aika. Saya tidak mengganggap anda lebih dari itu." Arrson tahu bahwa Aika mungkin hanya menemukan kenyamanan dari pria yang lebih tua darinya, Arrson juga tidak mau merusak hubungan Aika dengan pacarnya sejak SMA, apalagi mereka sebentar lagi mereka menikah! Arrson tidak mau merusak reputasi Aika yang mencintai duda, dia hanya perlu menghadapi kenyataan bahwa Aika tidak tercipta untuknya... Aika tidak tercipta sebagai nafas untuknya... Sampai kapanpun...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mas Duda, Anak Dua. Siapa takut?
  • Cinta pertama Dosen duda (End)
  • PAMIT (END)
  • Bratty Wife
  • Debt of Desire (END)
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • Dear, Mr. A
  • Hello Belinda

Kara tidak pernah menyangka bisa jatuh cinta dengan seorang duda beranak 2. Sejauh apapun dirinya berusaha untuk menghapus rasa cinta itu, tetap saja sulit. Mengingat kekasih hatinya yang selalu meluluhkannya--- Bara Wicaksono Kara mengira jika kedua anak Bara masih kecil dan dia akan mudah mengambil hatinya. Namun, ternyata kedua anak Bara sudah beranjak remaja yang satu SMP yang satu SMA. Dia jelas tidak percaya, karena melihat wajah kekasihnya yang terlihat masih muda. Di usianya yang ke 37 tahun Bara sudah memiliki 2 orang anak remaja. Kara merasa kecolongan, tapi mau bagaimana lagi, rasa cintanya pada Bara tidak bisa dihilangkan begitu saja. Kara berusaha mendekat dengan kedua anak Bara agar mau menerimanya sebagai Ibu sambung, namun dia mendapat banyaknya penolakan. Semakin hari Kara semakin tidak sanggup dengan sikap Bara dan kedua anaknya, puncak kesabarannya berada di ujung tanduk. Kara pun meminta putus pada Bara jika tidak menikahinya juga. Dan dari situ lah, Bara dihadapkan dengan pilihan tersulit dihidupnya. Nekat menikahi Kara tanpa restu kedua anaknya, atau melepaskan Kara kekasih hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines