Rise up from weaknees! (completed)

Rise up from weaknees! (completed)

  • WpView
    Reads 4,149
  • WpVote
    Votes 1,187
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 17, 2020
Syaqilla Anastasya Anderson. Inda Maulisca Anderson. Konspirasi apa yang tengah di buat oleh mereka, hingga harus melibatkan kedua Kaka beradik itu? Masalalu apa yang telah di perbuat orang tuanya hingga anaklah yang harus menanggung akibatnya? Tidak banyak orang yang mengetahui kejadian di masalalu, bahkan hanya salah satu dari kedua anak itu mengetahui segalanya. "Disini harus ada yang berkorban, gue yang mati, atau Lo yang mati." Katanya. Bukan sebuah pertanyaan, tapi peringatan keras. Karena rasa saling ingin melindungi, tanpa sadar, Keduanya sama-sama tersakiti. Keduanya masing-masing mempunyai cara tersendiri untuk melindungi orang-orang yang mereka sayang. Dan siapakah lelaki yang pantas bersanding dengan salah satu kaka beradik itu? Semua jawaban akan terkuak jika kalian mengikuti cerita ini. Terimakasih~
All Rights Reserved
#32
kelemahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seperti Tulang [SUDAH TERBIT]
  • Harapan (Tamat)√
  • The Story Of Aghea
  • A Brother And Sister's Suffering That Has a Happy (End)
  • I'm Alessa
  • Keistimewaan Putri Mafia (SEGERA TERBIT)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Destiny(?)

⚠️ Ditulis oleh: Aksaradin & NS. Sea ⚠️ Tersedia di shopee @ranisalenovel *** Haura Putri Maheswari, perempuan yang dikenal cantik, entah parasnya, maupun bentuk lukanya. Haura tumbuh pada atap sempurna, tapi cacat. Ia diperbolehkan untuk tinggal, meski suasana tampak berbeda dalam sana. Sebab, beberapa orang mungkin tidak akan pernah menganggapnya terlihat. Meskipun begitu, Haura tetap ingin bersama keluarganya. Tidak ada yang baik-baik saja, hari-hari terasa seperti berjalan pada kegelapan. Memasuki dunia yang di mana hanya ada luka dan air mata. Hidup tidak selamanya berisi kebahagiaan, memang. Luka, duka, pilu, dan rasa sedih akan selalu bertandang tanpa henti. Bahkan, tidak semua orang mampu bertahan hingga akhir. Ada yang memilih memutuskan jalannya sendiri, memilih mengutuk diri atas kelahiran, dan ada yang pulang sebelum waktunya. Namun kali ini, Haura berharap ia mampu bertahan di tengah gempuran pembenci. Tak ada yang dapat disalahkan, termasuk takdir. Semua yang terjadi sudah memiliki garisnya sendiri. Haura percaya, pada awalnya, bahwa hal-hal yang rusak pasti akan menemukan utuhnya suatu saat nanti. Hingga di mana kepercayaannya mulai pudar, seseorang datang, menuntunnya kembali pada jalan berbatu yang ia lalui sebelumnya. Ia jelas menolak, untuk apa kembali pada tempat yang sama jika harus mengulang patah yang serupa untuk kesekian kali? "Untuk membuat usaha lo menanam benih bunga di tahun-tahun sebelumnya nggak sia-sia. Gak mungkin 'kan kalau lo gak mau ngelihat hal indah yang selau lo nanti kedatangannya." - Samudra Sean Albiru **** "Ketika hidup dianugerahi patah berkali-kali, kau akan memilih mati, atau kembali sembuh dalam keadaan tak utuh?" - Seperti Tulang

More details
WpActionLinkContent Guidelines