Dibawah Rintik Hujan

Dibawah Rintik Hujan

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 22, 2020
Kau tahu tidak apa alasanku menyukai hujan? Karena pertemuan kita diawali karena hujan. Dan aku sangat menyukaimu ketika hujan. Karena, saat itu kamu selalu menjadi pahlawanku. Kamu membuatku tak kedinginan. Kamu tak membiarkanku terkena guyuran hujan. Namun, hari itu kamu bukan pahlawan. Kamu jahat. Kamu berubah. Kamu bukanlab kamu. Kemanakah pahlawanku itu? Kini, kamu mengabaikanku dibawah guyuran hujan yang amat deras. Dibawah rintik hujan, aku meyakini. Aku harus melupakanmu. Tapi, ternyata itu bukanlah hal yang mudah. Dan bayanganmu selalu saja hadir saat hujan turun. Note : In Syaa Allaah update paling sedikit sepekan sekali ya^^
All Rights Reserved
#460
rohis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [LS1] RAINEESME (Completed)
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Rohis Love Location #WATTYS2019
  • Not A Perfect Husband ✔
  • ABOUT HEART [ End ]
  • Yasmin [SELESAI]
  • Tentang Rasa
  • Selepas Hujan
  • Tangisan Hujanku
  • Rain Sound

Aku lupa sudah beberapa aku jatuh bersama angin yang kuat, bahkan hingga petir menyambar. Apa mungkin aku diciptakan sendiri? Kenapa Tuhan menghapus sedikit demi sedikit kebahagianku? Kenapa Tuhan tak menghilangkan rasaku saja, rasa yang selalu orang anggap manis namun ternyata beda apa yang aku rasakan, terlalu pahit. Rasa Cinta Terkadang rasa cinta tidak perlu alasan, kenapa rasa ingin meninggalkan begitu harus memiliki alasan aku tidak tahu jalan cerita cinta ini, cinta bagaikan teka-teki yang sulit untukku mengerti. Bagaimana aku bisa melihat dua orang yang benar-benar aku sayangi begitu menepati janjinya, janji untuk menjadi pawangku. Disaat badai itu datang dia benar-benar ada, jika yang disamping melukai yang belakang menguatkanku. Yang di belakang melukai yang disamping menguatkanku. Aku benar-benar bingung untuk melakukan apa, disaat seperti ini aku benar-benar tidak tahu yang harus aku lakukan. Aku melamun di jendela kamar melihat dua pohon yang setiap hari semakin tinggi. Pohon yang penuh kenangan. Ragaku disini tapi tidak dengan pikirkanku. Aku memikirkan kejadian yang mana dua pawangku berkelahi. Aku benar-benar ingin melerainya saat itu tapi niat aku urungkan karena orang-orang yang mencintai mereka berada tepat di sampingku, Aku begitu khawatir saat mereka adu jotos, aku tidak tahu yang di permasalahan apa. Aku ingin bercerita, bahwa aku pernah kehilangan lelaki yang aku pertahankan hingga beberapa tahun lamanya. Aku juga kehilangan satu nyawa laki-laki yang menjadi pawangku. Dan apa itu tidak cukup? Dan semua telah berubah semenjak hari itu, hari dimanakah semua hilang terbawa derasnya hujan. Aku ingin kembali seperti semula, berharap ada seseorang yang mengubahku tanpa pamrih. Aku sangat berharap. -Rainee Wijaya-

More details
WpActionLinkContent Guidelines