Was Married [Mr.Ardianto]

Was Married [Mr.Ardianto]

  • WpView
    Reads 16,136
  • WpVote
    Votes 836
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing4h 24m
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 28, 2020
Ini bukan zaman Siti Nurbaya lagi, ini sudah memasuki zaman dimana anak muda bisa memilih kehendaknya sendiri. Tapi gue? Gue kenapa masuk didalam dimensi Siti Nurbaya, gue dijodohkan tepat pada usia gue menginjak 17 tahun. Bodohnya gue juga dengan mudah menerimanya, awalnya gue berontak untuk menolak. Tapi pertahanan Ayah sangat kokoh. Gue berpikir santai aja jalani dulu nanti kalau kita bakal cari cara untuk berpisah dan mencari kebahagiaan masing-masing. Namun ternyata kebahagiaan gue ada sama dia begitu juga sebaliknya. Saat kita menyadari kalau saling menyayangi namun kekuatan ego dan gengsi membuat drama dalam rumah tangga gue. Simak kisah gue yahh. Judul:Was Married [Mr.Ardianto] By:AzetAzizah Ig:@azizahdimas11 Fb:Azizah Dimas Wa:0831-5999-6778
All Rights Reserved
#1
fajar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Impian
  • Jun & Hana
  • Eyes Contact [Jefri Nichol]
  • Beneath His Gentle Lies [OG]
  • Falling First
  • [💜COMPLETED]CODE BLUE:JAGA HATINYA
  • DARI HATI SEORANG TENGKU - KERANA AKU PERNAH SUKA
  • DARICK FEBIAN | SLOW UPDATE
  • I Love You, Husband

Fauzan Azhary Seorang putra Kiai ternama di Jawa Barat. Umurnya sudah sangat matang, namun tak kunjung ia ingin menikah. Bahkan, saat adiknya ingin menikah, terpaksa harus mengulur waktu karena menunggu Fauzan menikah terlebih dahulu. Desakan dari berbagai pihak sudah ia terima. Dijodohkan dengan banyak santri putri yang cantik dan pintar sudah menjadi makanan sehari-hari. Namun, tidak juga ia terpikat. Ia hanya fokus pada mengajar santri dan merintis usaha lain di luar pesantren. Hingga waktunya tiba.... Nur Alifa Khairunnisa Gadis manis bermata indah dan memiliki senyum memabukkan mengacaukan hari-harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines