We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Antara dia (CHAENNIE)

Antara dia (CHAENNIE)

  • WpView
    Reads 60,915
  • WpVote
    Votes 5,073
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 25, 2020
WpInfo
Fanfic
Blackpink
Jennie seorang gadis brandalan dan dan suka bermain wanita.dia harus menjalani hidupnya yang tak seimbang karena harus ditinggal oleh sang ibu. Kebiasaan baik,lemah lembut,dan sopan santunnya hilang semejak kematian sang ibu.menikmati semua tubuh wanita sampai ia merasa puas dan menemukan cinta sejatinya. ••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Cerita kedua dari gue guys chaennie again.karena chaennie sudah mendarah daging nih. Selamat membaca 👌🏻💕
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐁𝐞𝐚𝐮𝐭𝐢𝐟𝐮𝐥 𝐋𝐢𝐞𝐬 𝐈𝐬 𝐓𝐡𝐞 𝐌𝐨𝐬𝐭 𝐏𝐚𝐢𝐧𝐟𝐮𝐥 𝐖𝐨𝐮𝐧𝐝
  • Journey Of Love
  • MARRIED..?! (jenlisa)
  • Prak And Kim(CHAENNIE)END
  • Mommy Jennie(CHAENNIE)END
  • Young Mommy (End)
  • SANTORINI [JENLISA] ✔️
  • BAD IDEA (Completed ✔️)
  • I Love You, But You're Liar [END]

"Aku akan menikahi Jennie.." "Lalisa, apa kau bodoh?" Jisoo memelotot tidak percaya, "yang kau lakukan bermula dari pertanggungjawaban dan hanya sebatas pertanggungjawaban! Kau hanya bertanggung jawab terhadap beberapa hal, bukan berarti kau harus menyerahkan seluruh hidupmu padanya!" "Semua yang kau berikan padanya selama ini, sudah jauh lebih dari cukup! Kau memberinya rumah yang nyaman, teman yang pengertian, pekerjaan yang mapan. Itu sudah jauh lebih cukup! Kalau kau terus memikirkan hidupnya, kapan kau mulai memikirkan hidupmu sendiri?" mata Jisoo berapi-api, sangat marah mendengar keputusan konyol dari Lalisa. Setelah hening beberapa saat, Lalisa baru mulai bicara. "Karena.. aku tidak bisa mempercayai siapapun untuk menjaga gadisku itu.. setelah semua yang aku lakukan untuknya, kurasa, di dunia ini, tidak akan pernah ada yang setara sepertiku, yang menyayanginya dan memperlakukannya dengan tulus, yang hanya mengharapkan kebahagiaannya, bahkan jika aku terluka." "Lalisa.. kau benar-benar menyedihkan.." Jisoo menatap nanar pada sahabatnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines