Salam Rindu

Salam Rindu

  • WpView
    Membaca 34,106
  • WpVote
    Vote 2,437
  • WpPart
    Bab 44
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Apr 17, 2021
"Jika boleh di ibaratkan senyuman itu bak bulan sabit. Lengkungannya semakin memancarkan keindahan. Jika diperkenankan Tuhan rembulan itu akan selalu terngiang kapanpun Jika diibaratkan mentari, sudah sangat menghangatkan meski dari jauh. Maafkan saya yang dengan lancang memandang hingga tercipta sebuah bayang. Satu permohonan, perkenankan saya bisa mengenalmu. Lebih dekat seperti saya dan bayangan saya sendiri. Sekali lagi maafkan saya." ~Muhammad Nur Barra Al-Aziz Sampean pintar menggombal, tapi maaf saya tidak tahu sampean itu siapa! jika diibaratkan sampean seperti mars, saya tak pernah tahu seperti apa mars. sama halnya saya yang mendapat surat ini dari akang penjaga toko kala itu. Sampean lucu, tetiba menulis begitu. Jangan gombal, saya tidak tahu maksud dari sampean ini apa! ~Fajrina Nur Riza Tak ada rindu yang tercekat. Tak ada temu yang memang semuanya sudah terencana dengan baiknya. Tak ada takdir yang salah tempatnya. Bahkan doa selalu berakhir bahagia, tak ada semoga yang sia-sia. Semua sudah ada garis waktunya Ada tempat bahkan ada rasa yang tak akan pernah terlupa, ada canda bahkan tangis air mata. Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan, bukan apa yang kita inginkan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Maimunah
  • Mengaguminya Dalam Taat
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • ALEYA~~
  • Tiga Belas Misi ✔️
  • Luka dan Pilihan
  • Memories in Moon
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Mentari Tanpa Sinar
Maimunah

"Mai tau,!! yang datang dan pergi adalah ketentuan tuhan,begitu juga tentang adik Mai,dan tugas kita adalah menerimanya dan mensyukuri apa yg datang juga mengikhlaskan apa yang pergi,jadi mau apa pun adik Mai nanti,bunda harap Mai akan tetap menyayangi adik Mai nanti" jelas bunda, tak lupa dengan usapan halus di kepala mai. mendengar itu Mai hanya bisa mengangguk,tak lupa menatap ke arah perut bunda yang sudah membuncit. dan hari itu juga ,hari yang semua orang kira adalah hari yang membahagiakan,bagaimana tidak Jika hari yg dinantikan tiba,hari kelahiran adik kecil Mai ,tpi siapa sangka semuanya berubah, dengan hitungan detik tuhan mengubah nya menjadi hari duka,tuhan ternyata lebih menyayangi nya ketimbang kami,adik kecil Mai terlahir ke dunia, tapi hanya untuk sekedar menyapa lalu pergi,bukan hanya itu bunda juga ikut pergi,pagi Senin 12 rabiul akhir,telah pergi sosok malaikat di hidup Mai,Siti Jainab bin M.khaidir juga adiknya Ahmad sauki bin M.samsudin. Maimunah ,diumur yang masih menginjak 8 tahun ,dia dituntut untuk mengerti arti dari sebuah kehilangan ,kehilangan yang memang pada dasarnya akan selalu menimpa seseorang didalam kehidupan, #fiksi remaja #2022 #perjodohan #pesantren #nikah harap budidaya kan vote dan komen. dan ini hasil real pemikiran saya, plagiat diharapkan menjauhi lapak ini. thanks buat yg sudah mau singgah pada lapak saya. salam kenal dari saya .

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan